Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Siap untuk Mudik, Tol Pandaan – Malang Sementara Gratis

Ilustrasi: Pengguna jalan tol sedang mengantre di gerbang Tol Pandaan. (Foto: Ist)

Jalan Tol Pandaan – Malang memiliki total panjang 38,488 km. Pembangunan jalan tol yang menghabiskan biaya sebesar Rp5,9 triliun itu diproyeksikan akan mempercepat waktu tempuh dan biaya mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang.

SINGOSARI-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meresmikan beroperasinya Seksi 1-3 Ruas Tol Pandaan-Malang, Jawa Timur, Senin (13/5). Ruas tol sepanjang 30,6 km itu sudah selesai dan siap dioperasikan.

“Mudah-mudahan keseluruhan ruas tol Pandaan-Malang bisa selesai lebih cepat. Mulai besok kita akan operasikan Seksi 1 sampai 3. Apabila seksi 4-5 selesai bisa langsung dioperasikan saja (tidak perlu diresmikan lagi),” kata Menteri PPUPR Basuki Hadimuljono di Gerbang Tol (GT) Singosari, Minggu (12/5).

Basuki menjelaskan, Jalan Tol Pandaan – Malang memiliki total panjang 38,488 km. Saat ini pembangunan Seksi 4 sepanjang 4,8 km telah mencapai progres 87 persen, sementara untuk Seksi sepanjang 3,1 km sempat tertunda karena ditemukannnya situs budaya sehingga dilakukan pergeseran trase sejauh 17 meter dari trase awal.

Mengenai tarif, Menteri PUPR mengatakan tarif belum diberlakukan sepanjang masa sosialisasi kepada masyarakat. “Ruas tol ini sudah sangat ditunggu masyarakat, karena itu kita percepat pemanfaatannya, termasuk untuk mendukung kelancaran arus mudik 2019,” ujar Basuki.

Baca juga: Indonesia Serukan Penghentian Pembangunan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

Sementara itu, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto mengatakan untuk Tol Pandaan-Pandaan Seksi 4 sepanjang 4,8 km menuju Kota Malang dapat dibuka fungsional pada saat mudik. “Progresnya sudah 87 persen namun bisa kita fungsikan untuk membantu kelancaran mudik. Hanya saja gerbang keluarnya di Pakis tidak terlalu besar sehingga akan diatur sebagian bisa keluar di Pakis sebagian keluar di Singosari,” jelas Sugiyartanto.

Pada exit Singosari juga tengah dikerjakan pembangunan Underpass Karanglo yang berfungsi memecah arus lalu lintas dari Malang ke Surabaya atau sebaliknya, dengan kendaraan yang keluar Singosari menuju Batu sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

Untuk mengantisipasi terjadinya genangan, Underpass Karanglo dilengkapi drainase yang mengalirkan air secara gravitasi ke Sungai Bodo yang lebih rendah elevasinya melalui dua pipa HDPE berukuran 60 cm. Ditambah tersedianya pompa submersible untuk mengalirkan air saat hujan hingga Sungai Bodo.

Baca juga: Presiden Minta Proyek Infrastruktur Disambungkan dengan Kawasan Wisata

Tol Pandaan-Malang yang menghabiskan biaya investasi sebesar Rp5,9 triliun itu diproyeksikan akan mempercepat waktu tempuh dan biaya mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang.

Jalan tol juga diharapkan semakin menunjang sektor pariwisata seperti kawasan wisata dan taman safari Prigen, kebun teh Wonosari, Candi Singosari, dan kawasan wisata Batu.

Tol Pandaan-Malang juga akan meningkatkan akses bagi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari dan Bandara Sultan Abdul Rachman Saleh.

Pengguna jalan tol Pandaan-Malang akan disuguhi pemandangan alam pegunungan, salah satunya di gerbang tol Lawang yang memiliki pemandangan menawan dari Gunung Arjuno. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post