Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Siap Digelar, Festival Tanjung Kalayang Bertabur Hiburan

Peluncuran Festival Tanjung Kelayang 2018 di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Senin (05/11/2018). (Foto: Kemenpar)

Festival yang digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan menjadi satu di antara 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) ini memiliki wisata bahari sebagai daya tarik utamanya.

BANGKA BELITUNG – KABARE.ID: Festival seni budaya, Tanjung Kelayang 2018 siap diselenggarakan di Pantai Wisata Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada 15-19 November 2018 mendatang.

Berbagai acara telah disiapkan untuk memeriahkan festival, antara lain parade pelangi budaya, fashion show batik daerah, fun run on the beach, bersih pantai, lomba lari 10K, lomba vlog pariwisata, lomba lukis, pagelaran kesenian, lomba layang – layang, seminar geopark, kolaborasi musik tradisional dan modern, pesta kembang api dan lampion, festival kuliner, pameran produk KUKM, workshop dan seminar kebaharian, serta festival obor.

"Penyelenggaraan Festival Tanjung Kelayang ini sebagai upaya memperkuat unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) khususnya unsur atraksi budaya, alam, dan buatan manusia  sebagai bagian penting dalam mengembangkan destinasi Tanjung Kelayang,” kata Sekretaris Menteri Pariwisata, Ukus Kuswara dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: Destinasi Pariwisata Banyuwangi Dipromosikan Hingga ke Belgia

Ukus menjelaskan, selain atraksi, unsur aksesibilitas terutama konektivitas penerbangan langsung dari negara-negara sumber wisman ke Belitung menjadi hal sangat penting. Ini menjadi program utama Kemenpar bersama Kemenhub antara lain menjadikan Bandara H.A.S Hanandjoeddin di Tanjung Pandan Belitung sebagai bandara internasional.

Bila sebelumnya Bandara H.A.S Hanandjoeddin hanya didarati oleh pesawat charter flight dari Malaysia dan Singapura, mulai Senin pekan lalu (29/10/2018) Garuda Indonesia telah terbang secara reguler empat kali seminggu dari Singapura - Tanjung Pandan dan Belitung- Singapura. “Konektivitas penerbangan langsung ini akan mempercepat terwujudnya Tanjung Kelayang menjadi destinasi kelas dunia,” kata Ukus Kuswara.

Baca juga: Tempat Ikonik Saat Berlibur di Belitung

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Johan menjelaskan, penyelenggaraan FTK 2018 ini selain sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata Belitung yang dikenal sebagai destinasi ‘Laskar Pelangi’, juga dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke Belitung yang tahun 2017 lalu sebanyak 379.274 wisatawan, terdiri atas 9.358 wisman dan 369.916 wisnus.

“Kunjungan wisman ke Belitung terbanyak dari Korea, China, Malaysia, Singapura, dan Jepang sebagai top5, serta Australia, India, USA, Jerman, dan Inggris,” kata Erzaldi. Ia menambahkan bahwa sektor pariwisata, menjadi sektor andalan dalam menyejahterakan masyarakat Belitung.

"Kontribusi pariwisata Kabupaten Belitung terhadap pembangunan pada 2017 sebesar 34,59% atau mencapai sekitar Rp16,4 miliar. Dengan ditetapkannya Tanjung Kelayang sebagai destinasi prioritas, pariwisata Belitung akan cepat maju serta meningkakan kesejahteraan masyarakat,” kata Erzaldi.

Erzaldi melanjutkan saat ini pemerintah bersama stakeholder pariwisata berupaya meningkatkan daya tarik wisata (DTW) Belitung. Pada tahun 2017, Kabupaten Belitung tercatat memiliki 69 daya tarik wisata berupa 44 alam, 21 budaya, dan 4 buatan, sedangkan di Kabupaten Belitung Timur memiliki 39 daya tarik berupa daya tarik 39 alam, 18 budaya, dan 1 buatan. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post