Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Sempat Terbakar, Pasar Senen Kembali Dibangun Lebih Modern

Proses groundbreaking Pasar Senen 1 dan 2, Rabu (20/11/2019). (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

Hampir tiga abad sudah Pasar Senen hadir di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya dinikmati masyarakat Jakarta, Pasar Senen juga dinikmati masyarakat dari luar Jakarta yang hendak berburu barang dagangan.

JAKARTA – KABARE.ID: PT Pembangunan Jaya kembali membangun Pasar Senen Jaya 1 dan 2 yang pernah terbakar hebat pada 2017 silam. Proses pembangunan awal atau groundbreaking dilakukan hari ini, Rabu (20/11/2019).

Suhardiman, Manager Proyek, Pasar Senen Jaya 1 dan 2 mengatakan, Pasar Senen sudah menjadi pusat perekonomian dan hiburan sejak masa Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1960. Dalam perkembangannya, wajah Pasar Senen serta kawasan di sekelilingnya senantiasa berubah dan menympan banyak cerita.

“Oleh sebab itu, kami merasa keberadaan Pasar Senen perlu dijaga dan akan kami bangun ulang dengan kualitas dan fasilitas yang lebih baik, aman dan nyaman,” kata Suhardiman dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Suhardiman menambahkan, pada awalnya, PT Pembangunan Jaya berencana untuk ekspansi dengan membangun Pasar Senen Jaya 5, melanjutkan kesuksesan dari pembangunan Pasar Senen Jaya 4 yang sudah terlebih dahulu beroperasi. Namun karena Pasar Senen 1 dan 2 terbakar maka pembangunan dialihkan untuk membangun kawasan yang terbakar.

“Kami melihat bahwa membangun kembali Pasar Senen Jaya 1 dan 2 jauh lebih penting saat ini, terutama bagi para pedagang lama yang sudah dari dulu berjualan di area tersebut,” ujarnya.

Para pedagang lama pun hanya akan dikenai biaya sewa sesuai dengan tarif yang dikenakan pada mereka dulu, meskipun nantinya menjadi gedung baru dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Menelan biaya Rp900 miliar

Acara potong tumpeng sebagai wujud syukur pada acara groundbreaking Pasar Senen 1 dan 2, Rabu (20/11/2019). (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)


Pasar Senen Jaya 1 dan 2 direncanakan akan memiliki luas hingga 69.600 m2 yang terdiri dari enam lantai. Proyek ini diperkirakan menelan biaya hingga Rp900 miliar dan ditargetkan selesai pada April 2022.

Salah satu faktor utama yang diperhatikan adalah keamanan, di mana pasar tersebut akan dilengkapi CCTV 24 jam yang diletakan di setiap sudut bangunan serta early warning system yang dapat melacak potensi terjadinya kebakaran dan memantau keseluruhan area.

Faktor kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung seperti fasilitas pendingin ruangan (AC) di seluruh ruangan pun akan sangat diperhatikan.

“Keamanan dan kenyamanan pedagang maupun konsumen menjadi perhatian utama kami. Persepsi lingkungan kumuh, panas dan rawan diharapkan akan semakin sirna dari benak pedagang dan konsumen dengan adanya inovasi baru ini,” jelas Dodit Hardianto, Manager Pemasaran, Pasar Senen Jaya 1 dan 2.

Jantung kota Jakarta

Kelengkapan Pasar Senen sebagai pusat grosir sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat Indonesia. Jajanan kue subuh, aksesoris kacamata, jam tangan dan tas tersedia dengan beragam pilihan dan harga yang beragam.

Selain itu, lokasi Pasar Senen yang dekat dengan terminal dan stasiun membuat pasar ini mempunyai kelebihan dibandingkan dengan pasar – pasar grosir lainnya yang ada di Jakarta.

Walikota Jakarta Pusat, Bayu Merghantara berharap pembangunan kembali Pasar Senen 1 dan 2 dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik pedagang maupun pembeli.

Namun Bayu memberi catatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Senen yang kerap kali tumpah ke trotoar atau jalanan untuk berjualan. Kedepannya Walikota bersama dengan PT Pembangunan Jaya akan menyediakan lahan bagi PKL Pasar Senen yang hendak berjualan.

“Ke depannya, PKL pun akan kami relokasi dengan wadah berdagang yang lebih baik. Untuk lokasi dari relokasinya sendiri sudah ada dalam perencanaan,” ujar Bayu Merghantara. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post