Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Semangat Mahasiswa Asal Papua di AS Membangun Indonesia

Foto: Kementerian Luar Negeri

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan perayaan natal yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua di Amerika Serikat (IMAPA USA) di Everett, negara bagian Washington, pada 23-24 Desember 2018.

AMERIKA-KABARE.ID: Sebanyak 130 mahasiswa Indonesia berasal dari Papua di Amerika Serikat menghadiri acara tersebut.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kegiatan ibadah keagamaan di hari pertama dan dilanjutkan dengan sesi loka karya (Meet and Greet with the Papuan Students) di hari ke-dua dan membahas topik “Pengembangan Pendidikan dan Penyediaan Lapangan Pekerjaan di Provinsi Papua”. 

Acara tersebut berlangsung meriah dan diramaikan dengan menyanyikan serangkaian lagu persembahan dan tarian bersama. 

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Papua, Laus D.C Rumayom, atas nama Gubernur Provinsi Papua yang berhalangan hadir, menyampaikan apresiasi atas peluncuran organisasi IMAPA USA.

Ia berharap organisasi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan peran mahasiswa Indonesia asal Papua di AS untuk dapat menjadi agent of change agar dapat membangun provinsi Papua lebih baik lagi di masa mendatang. 

Baca juga: Menko Darmin Resmikan Program Santripreneur dan Petani Muda di Bogor

Sementara itu, pada sesi loka karya di hari ke-dua, Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya KJRI San Francisco, Riena Dwi Astuty memaparkan kunci sukses menuntut ilmu di luar negeri.

Ia juga memaparkan berbagai peluang kerja yang dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa dengan semakin pesatnya pembangunan infrastruktur di provinsi Papua dan kemajuan teknologi saat ini.

Pada sesi tanya jawab, mahasiswa aktif bertanya seputar permasalahan pendidikan, dan potensi lapangan pekerjaan yang dapat digarap mahasiswa asal Papua di Indonesia setelah mereka menyelesaikan studinya.

Mereka berharap dukungan dari perwakilan pemerintah RI di AS untuk dapat menjadi jembatan melalui pemberian informasi mengenai kesempatan magang di perusahaan-perusahaan start-up di Indonesia dan kemungkinan potensi kerjasama dengan perusahaan teknologi di AS.

Baca juga: Diaspora Belanda Gelar Doa Lintas Agama untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Michael Anis Labene, Ketua IMAPA AS menyatakan dengan perkembangan usaha ekonomi berbasis teknologi yang semakin meningkat di Indonesia, mahasiswa Papua harus belajar mengenai potensi ini.

Selain itu, program pemerintah saat ini sudah banyak membantu membuka akses konektivitas di Papua. Menurutnya, ini merupakan saat yang tepat bagi generasi millenial Papua untuk masuk dan mempergunakan kesempatan yang telah tersedia untuk membangun provinsi Papua dan wilayah-wilayah lain di Indonesia. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post