Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Jumat (3/4), 1.986 orang di Indonesia Positif Covid-19, 134 orang sembuh, dan 181 meninggal.
BISNIS

Sekolah Tak Punya Toilet, Guru dan Siswa SMP di Wondama Terpaksa Buang Hajat di Hutan

Ilustrasi: Foto: kemdikbud.go.id

Di Wondama terdapat SMP yang sudah 6 tahun tidak memiliki toilet. Alhasil, siswa dan guru harus lari ke hutan ketika hendak buang hajat.

WASIOR – KABARE.ID: Sudah lebih dari 6 tahun SMP Negeri Diopui di Distrik Rasiei, Kabupaten Teluk Wondama tidak memiliki toilet. Hal ini membuat siswa dan guru terpaksa harus buang hajat di hutan, sekeliling sekolah.

“Tidak ada jamban atau WC jadi kalau buang air harus ke hutan. Saya sudah bicara dengan kepala sekolah ini yang prioritas jadi perlu segera dibangun WC dan air. Jangan sampai anak-anak dan guru-guru lari ke hutan. Ini kan tidak bagus dan juga risiko," ucap anggota DPRD Kabupaten Teluk Wondama, Markus Webori di Isei, Senin (24/2/2020), sebagaimana dikutip Kabare dari Kabartimur.com.

Anggota DPRD dari dapil II yang wilayahnya meliputi distrik Rasiei ini merasa prihatin dengan kondisi SMPN Diopui. Selain belum ada toilet, sekolah ini juga belum terhubung dengan jaringan air bersih dan listrik. Alhasil meski sudah ada rumah guru namun tidak ada guru yang bersedia menetap.

“Saya sudah minta (dinas pendidikan) agar dipasang air dari kali baru nanti disambung ke sekolah pakai dana BOS, tapi saya cek sampai sekarang belum dibangun. Penerangan juga tidak ada jadi kalau malam gelap. Meskipun sekolah ini baru, tapi kalau disekelilingnya hutan semua jadi kalau tidak ada air dan penerangan mana mungkin guru-guru mau tinggal di situ," ujar Webori.

Dia mengaku sudah menyampaikan kondisi SMPN Diopui kepada Dinas Pendidikan agar bisa secepatnya ditindaklanjuti. Termasuk mendorong agar PLN memasang jaringan listrik ke sekolah itu.

“Dalam musrenbang (musrenbang distrik Rasiei tahun 2020) saya sudah sampaikan juga supaya ini prioritas. Tiga itu, WC, air dan penerangan (listrik). Kalau tidak bisa tahun ini berarti tahun 2021 harus dijawab karena sekolah itu penting untuk masa depan anak-anak kita," kata politisi Partai Golkar ini. (*)

 

Sumber: Kabartimur.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post