Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Ribuan Masyarakat Kupang Dapat Sertifikat Tanah

Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat Kupang, Rabu (21/8/2019). (Foto: Setneg)

Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.706 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat Kupang dan Timor Tengah Selatan. Ia berpesan agar masyarakat dapat menjaga sertifikat tersebut dengan baik.

KUPANG - KABARE.ID: Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 2.706 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat. Acara penyerahan tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 21 Agustus 2019.

Dalam sambutannya, Jokowi berpesan kepada seluruh penerima untuk menjaga sertifikat tanahnya dengan baik. Secara khusus, ia meminta masyarakat untuk memfotokopi dan memberi bungkus plastik sertifikatnya.

Di hadapan masyarakat yang berasal dari Kabupaten Kupang, Kota Kupang, dan Timor Tengah Selatan tersebut, Jokowi membeberkan alasan pentingnya sertifikat dimiliki oleh setiap masyarakat pemilik lahan. Menurutnya, setiap ia berkunjung ke daerah, sengketa tanah dan lahan sangat sering dikeluhkan warga kepada dirinya.

“Ada tetangga dengan tetangga, ada masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan pemerintah. Karena apa? Karena masyarakat tidak pegang yang namanya tanda bukti hak hukum atas tanah,” kata Jokowi.

Jokowi juga berpesan agar masyarakat bersikap bijak dan teliti jika ingin menggunakan sertifikatnya sebagai agunan atau jaminan untuk meminjam uang ke bank. Ia berpesan agar masyarakat menggunakan seluruh uang hasil pinjaman dari bank tersebut untuk hal yang produktif. Misalnya, untuk usaha pertanian, membuka toko, atau menambah modal usaha.

“Jadi saya titip kalau ada yang mau pinjam ke bank, dapat Rp30 juta, gunakan seluruhnya untuk usaha. Jangan sampai dipakai untuk beli sepeda motor, atau beli yang lain, TV, nanti dulu,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut antara lain, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofjan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Staf Khusus Presiden Gories Mere, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Kabupaten Kupang Korinus Masneno. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post