Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

RI-Tiongkok Sepakat Bangun Pabrik Pengolahan Bijih Bauksit di Kalimantan Barat

Foto: KBRI Beijing.

Dua perusahaan asal Indonesia melakukan penandatangan kerjasama dengan perusahaan asal Tiongkok untuk membangun pabrik pengolahan bijih bauksit di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

TIONGKOK – KABARE.ID: Kedua perusahaan asal Indonesia itu adalah PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP). Sementara perusahaan asal Tiongkok itu adalah China Aluminum International Engineering Corporation Limited (CHALIECO).

Penandatanganan kontrak Engineering, Procurement and Construction (EPC) untuk pembangunan Smelter-Grade Alumina Refinery dengan nilai kontrak USD 695 juta itu dilakukan di Tiongkok pada 11 Januari 2020. Sesuai dengan kesepakatan tersebut konstruksi refinery direncanakan akan selesai pada tahun 2022.

"Kami sampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung hingga terwujudnya kontrak EPC untuk pembangunan Alumina Refinery yang telah lama menjadi cita-cita Indonesia untuk mewujudkan industri pengolahan alumunium yang mandiri," ujar Counsellor KBRI Beijing Victor S  yang mewakili Duta Besar Indonesia untuk RRT.

Selama ini, Indonesia masih bergantung pada industri pengolahan bijih bauksit di luar negeri dengan melakukan ekspor bijih bauksit untuk diolah menjadi alumina. Alumina kemudian diimpor kembali untuk diolah menjadi alumunium di dalam negeri. Setelah berdirinya refinery ini, Indonesia akan mampu memproduksi alumina secara mandiri dengan kapasitas produksi mencapai 1 juta ton per tahunnya.

PT BAI merupakan anak perusahaan BUMN Inalum dan ANTAM. ANTAM adalah BUMN yang menjadi supplier bijih bauksit bagi PT BAI. Industri aluminium Indonesia diharapkan dapat sepenuhnya diproduksi di dalam negeri untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045.

“BUMN Indonesia dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan sejalan dengan semangat perubahan yang sedang menjadi fokus pemerintah. BUMN benar-benar nyata hadir untuk negeri;” tandas Victor. (*)

 


Sumber: KBRI Beijing

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post