Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Restoran Grabli Moskow Gelar Festival Kuliner Indonesia

Ilustrasi: Lodeh Salmon, menu sajian dari Gallery Prawirotaman Yogyakarta. (Foto: Budi Prast/ kabare.id)

Restoran Grabli Moskow menggelar festival kuliner Indonesia di delapan gerai restoran yang tersebar di seluruh Rusia. Festival ini menghadirkan 10 menu makanan eksotis Indonesia, antara lain: urap, soto ayam, nasi goreng, risoles, sate ayam, semur daging dan lainnya.

RUSIA-KABARE.ID: Kedutaan Besar RI Moskow bekerja sama dengan restoran Grabli Moskow menggelar festival kuliner Indonesia di delapan gerai restoran Grabli pada 27 April – 18 Mei 2018.

Direktur Komersial Restoran Grabli, Alexander Rozhnikovsky mengatakan, festival ini tidak hanya menyajikan makanan Indonesia, tetapi juga nuansa Indonesia melalui dekorasi, iringan musik, serta pertunjukan budaya Indonesia.

“Mengembangkan menu eksotis dengan bahan langka dan harga kompetitif merupakan suatu tantangan nyata, tapi kami mendapat dukungan dari juru masak profesional Indonesia dan KBRI Moskow,” ujar Alexander Rozhnikovsky, dikutip antaranews.com, Senin (30/4).

Menurut Alexander, setiap hari sekitar 20 ribu orang mengunjungi seluruh jaringan restoran Grabli, diharapkan festival ini dapat memperkenalkan budaya Indonesia kepada warga Moskow dan pengunjung Ibukota Rusia itu.

Ilustrasi: Sate Kere, menu makanan khas Kota Solo. (Foto: Albert Taurino/ kabare.id)

 

Makanan Indonesia yang eksotik

Festival kuliner Indonesia di restoran Grabli Moskow menampilkan berbagai sajian makanan Indonesia yang eksotik mulai dari menu pembuka, menu utama, hingga menu penutup. Ada 10 menu yang disajikan, antara lain: urap, soto ayam, nasi goreng, risoles, sate ayam, semur daging dan lainnya.

Makanan Indonesia itu diolah dan disiapkan oleh lima juru masak profesional Indonesia yang didatangkan dari Belanda. Menurut salah seorang warga Rusia, Inna Izykheeva, festival kuliner Indonesia memiliki ciri khas dan cita rasa tersendiri dengan bumbu yang unik.

Ilustrasi: Serabi Solo. (Foto: Albert Taurino/ kabare.id)

 

Sementara itu, Dubes Indonesia untuk Federasi Rusia merengkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi mengatakan, festival kuliner Indonesia ini dilaksanakan tidak hanya untuk mempromosikan kuliner dan budaya Indonesia, tetapi juga peluang ekonomi, bisnis, dan pariwisata.

“Di Rusia tidak ada kecap dan rempah-rempah seperti kemiri, laos, dan lainnya. Restoran Grabli bersedia untuk impor dari Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap, festival ini membuat masakan Indonesia menjadi popular di Rusia, sehingga dapat mendorong warga Rusia untuk berwisata ke Indonesia. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post