Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Ratusan Acara Meramaikan Pameran Buku IIBF 2018

Salah satu acara di IIBF 2018 pada hari pertama, Rabu (12/9/2018). (Instagram/indonesiainternationalbookfair)

IIBF 2018 menghadirkan berbagai acara talkshow dan workshop selama lima hari penyelenggaraannya. Para penerbit lintas negara dapat memanfaatkan momen ini untuk bertemu dan bertransaksi hak cipta terjemahan di IRF, sementara calon penulis buku berkesempatan mengajukan naskah mereka untuk diterbitkan penerbit di Bursa Naskah.

JAKARTA-KABARE.ID: Lebih dari 100 acara akan memeriahkan pameran buku internasional, Indonesia International Book Fair (IIBF) 2018, yang digelar di Balai Sidang Jakarta/ Jakarta Convention Center (JCC) selama lima hari mulai 12-16 September 2018.

Acara yang akan ditampilkan antara lain: Temu Penulis, Pemilihan Abang None Buku DKI Jakarta untuk para pengunjung, Indonesia Rights Fair (IRF) dan Business Matchmaking untuk para penerbit dalam dan luar negeri, sampai Bursa Naskah untuk calon penulis buku tanah air.

Panitia juga menyiapkan beragam seminar dan talkshow yang menghadirkan penulis buku, inspirator, dan praktisi di bidang perbukuan. Penulis-penulis yang menjadi narasumber, antara lain Maudy Ayunda, Eka Kurniawan, Feni Rose, Maman Suherman, dan Faza Meonk.

Tak ketinggalan, penulis luar negeri seperti Rilla Melati dari Singapura dan Alfredo Santos dari Filipina juga ikut berbagi inspirasi di panggung IIBF 2018 yang berada di Cenderawasih Room dan Plenary Hall, JCC.

Semua program dan acara di IIBF 2018 diadakan gratis, sama halnya dengan akses masuk ke areal pameran.

Dari Malaysia sampai Jerman

Para narasumber yang hadir sepanjang lima hari pameran juga berasal dari penerbit, penulis dan praktisi perbukuan luar negeri.

Mulai hari pertama, mereka akan berbagi seputar industri buku, konten dan kreativitas. Misalnya aktris dan penulis Singapura, Rilla Melati, yang mengupas konten kreatif untuk anak dalam talkshow “Rediscovering Fun in Creating Creative Content for Singapore Malay Kids”, pada 12 September 2018. Setelah itu, ada “ASEAN Book Council Program” bersama Yayasan Pembangunan Buku Negara (YPBN), Malaysia.

Kegiatan di hari pertama ini dilanjutkan dengan diskusi panel seputar wanita dan konten bisnis dengan tema "Women in Content Business—Ideas and Strategies”. Sesi hasil kerja bareng Frankfurter Buchmesse dan Goethe Institut itu diisi oleh sutradara sekaligus penulis Anja von Kampen, Editor Senior Ullstein Kristine Kress, dan Ketua Komite Buku Nasional Indonesia Laura Prinsloo; serta dipandu oleh Claudia Kaiser, Vice President Business Development Frankfurt Book Fair.

Acara lainnya adalah talkshow bersama Moslem Council of Elders, Uni Emirat Arab, peluncuran buku anak “Cycle II” karya Alfredo Santos dari Filipina, serta peluncuran buku Indonesia-Malaysia “Anak Mat Lela Gila” dan “Harimau! Harimau!”. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post