Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Rahasia di Balik Kelezatan Ayam Taliwang

Ayam taliwang. (Foto: Instagram @kuliner_makassar)

Ayam taliwang adalah salah satu kuliner ikonik Lombok yang menggugah selera. Paduan gurih dan pedasnya dijamin bikin kamu ketagihan.

JAKARTA – KABARE.ID: Mata kamu dijamin langsung melek ketika menyantap ayam taliwang. Kuliner khas Lombok, Nusa Tenggara Barat ini berbahan dasar daging ayam dengan rasa gurih dan pedas mengigit.

Ayam taliwang dimasak dengan cara dibakar, dengan paduan dua jenis sambalnya yang khas. Sesuai dengan namanya, racikan ayam khas ini berasal dari desa Karang Taliwang, tepatnya di daerah Cakranegara.

Dikutip dari keterangan resmi Kemenparekraf, Selasa (19/11/2019), konon, ayam taliwang sudah diciptakan pada masa peperangan Kerajaan Selaparang di Lombok dengan Kerajaan Karangasem dari Bali.

Pada masa itu, apalagi dalam peperangan, ayam taliwang merupakan suguhan istimewa. Hanya disajikan pada saat penting, untuk orang penting dan hanya di desa Karang Taliwang saja.

Foto: Sengigivilas


Seiring perkembangan zaman, ayam taliwang pun tak hanya jadi milik desa Karang Taliwang. Restoran dan penggemar ayam taliwang tersebar di seantero Lombok dan berbagai kota di Indonesia.

Di Lombok masa modern, konon perintis ayam taliwang adalah Haji Moerad. Ia pertama kali meracik resep ayam taliwang di awal tahun 1960-an dan mulai memperkenalkan kepada masyarakat pada 1963.

Bisnis Haji Moerad berkembang, ia pun memberanikan diri membuka warung pada tahun 1967. Puluhan tahun kemudian, usaha ini berkembang turun-temurun menjadi usaha keluarga dengan sejumlah cabang di bawah nama Haji Moerad.

Salah satu kunci kelezatan ayam taliwang ada di pemilihan ayam. Tidak sembarang ayam, bahan dasar ayam yang dipergunakan dalam masakan ini sengaja dipilih jenis ayam kampung yang usianya masih sekitar 3 bulan, sehingga masih cukup mungil, empuk, dan tidak berlemak.

 

Foto: Instagram @destinasitrenggalek


Selain ayam, kunci kelezatan kuliner khas Sasak ini adalah bumbu pedasnya. Walau sama-sama cabai tapi campuran dan cara memasak yang unik, membuat sambal asal Nusa Tenggara barat ini berbeda dengan sambal pedas asal daerah lain di Indonesia. Salah satu elemen yang membuat sambal ayam taliwang berbeda adalah, terasi. Bahan dasar terasi Lombok sebenarnya sama dengan terasi lainnya, yaitu udang. Namun bahan racikan dan cara pengolahannya membuat terasi Lombok menjadi berbeda.

Selain dibakar dan digoreng, ayam Taliwang juga bisa dimasak dengan cara dipanggang. Nah, cara memasak ayam taliwang, pertama-tama ayam dibelah secara membujur menjadi dua bagian, kemudian bagian kedua sayapnya dilipat ke belakang dengan liptan yang khas dan unik. Penyajian dengan cara dilipat inilah yang menjadi ciri khas ayam taliwang yang asli.

Setelah itu, lumuri daging ayam dengan bumbu cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam yang telah ditumis. Jangan lupa memberikan sedikit air jeruk limau dan aduk rata.

Kemudian, letakkan ayam di atas loyang datar dan panggang ayam di dalam oven dengan panas 180 derajat Celcius selama 1 jam. Jangan lupa membolak balik ayam sambil mengoleskan sisa-sisa bumbu yang tadi telah ditumis. Sajikan selagi hangat bersama nasi hangat dengan sisa bumbunya dan plecing kangkung. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post