Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Puluhan Seniman di Grobogan Datangi Kantor Bupati Minta Izin Manggung

Ilustrasi: Foto Istimewa

Puluhan seniman di Grobogan, Jawa Tengah meminta izin kepada bupati untuk diperbolehkan pentas. Mereka mengaku sudah tidak manggung selama hampir enam bulan, sehingga tidak bisa menghidupi keluarga.

GROBOGAN - KABARE.ID: Puluhan seniman mendatangi kantor Bupati Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2020). Mereka menuntut agar diberikan izin manggung kembali.

Mereka merasakan ketidakadilan pemerintah dalam penerapan aturan dan kebijakan terkait protokol kesehatan di masa pandemi.

Saat audiensi di dalam kantor Wakil Bupati Grobogan, para seniman menyinggung soal izin khusus mall atau swalayan yang beroperasi. Padahal mereka sudah tidak manggung selama hampir enam bulan, sehingga tidak bisa untuk menghidupi keluarga.

Mereka juga menunjukkan video amatir yang memperlihatkan petugas keamanan membubarkan sebuah pentas musik dangdut di wilayah Wirosari, Grobogan. Petugas membubarkan aksi panggung dengan alasan melanggar aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Koordinator seniman Grobogan, Hardini mengatakan selama pandemi Covid-19, hampir 20.000 pelaku seni kini menganggur. Bahkan bantuan pemerintah hanya sekali mereka terima.

"Kami sudah lima bulan lebih enggak kerja, dari awal Maret. Selama enggak kerja ya nganggur," ucap Hardono, sebagaimana diberitakan Inews.id.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Grobogan Sumarsono yang didampingi gugus tugas Covid-19 menjelaskan, pemerintah mengizinkan mall dan swalayan buka karena dianggap sebagai pusat perekonomian. Dia pun memberikan peluang bagi para seniman untuk berkreasi kembali.

Menurut Sumarsono, para seniman bisa manggung di desa-desa yang sudah masuk zona hijau atau kuning dan harus sesuai protokol kesehatan.

"Kami sepakati bahwa yang boleh melaksanakan pentas itu di wilayah zona hijau atau kuning dengan protokol kesehatan," ucap Sumarsono.

Sumarsono menegaskan, jika kedapatan melanggar protokol kesehatan, maka akan dibubarkan. Kesepakatan antara pekerja seni dengan pemerintah daerah ini akan disampaikan dan dirapatkan lebih lanjut dengan bupati beberapa hari kedepan. (*)


 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post