Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Pulau Terluar di Kabupaten Teluk Wondama Kekurangan Guru

Ilustrasi: Kampunt Saybes Distrik Roon Teluk Wondama (foto/Antaranews Papua Barat/Zack T Bala)

Sebuah sekolah yang terletak di pulau terluar Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, hingga saat ini masih kekurangan guru.

WASIOR – KABARE.ID: Di Kampung Waprak Distrik Roswar, Teluk Wondama, sebuah Sekolah Dasar (SD) Inpres hingga saat ini hanya memiliki dua guru tetap yang mengajar seluruh mata pelajaran dari kelas I hingga VI.

Satu dari dua guru itu adalah Jufami yang merangkap sebagai kepala sekolah. Keterbatasan guru memaksa keduanya harus bisa mengajar semua mata pelajaran di seluruh kelas.

“Sebenarnya ada dua guru honorer tapi mereka hanya bisa mengajar agama, olahraga dan muatan lokal. Jadi saya sendiri selaku kepala sekolah juga turut mengajar semua mata pelajaran bersama rekan guru PNS yang satu lagi,” kata Jufami, belum lama ini.

Kekurangan guru membuat proses pendidikan diberikan apa adanya. Dampaknya daya serap siswa menjadi tidak maksimal dan berpengaruh pada kemampuan akademis. Terlebih SD Inpres Waprak juga masih kekurangan fasilitas penunjang. Laboratorium dan perputakan memang ada, tetapi perlengkapan dan buku-bukunya belum ada.

“Saya berharap dinas perhatikan kekurangan kita yang ada di pulau. Mengenai kita punya laboratorium juga sampai perpustakaan sampai sekarang ini masih kosong,” ujar Jufami.

“Sebab kita ini tidak seperti di kota yang tidak ada buku juga tak masalah, asal ada paket data internet saja sudah bisa membuka buku atau cari tugas di website google,” kata Jufami seraya berharap ada penambahan rumah bagi guru.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Hanok Mariai mengaku, kekurangan guru menjadi salah satu persoalan yang menghambat pembangunan pendidikan di Kabupaten Teluk Wondama.

Untuk tingkat SD saja, menurut Mariai, dibutuhkan sedikitnya 100 guru tambahan agar bisa menutupi kekurangan guru di berbagai sekolah. Untuk mengatasinya, selain mengusulkan kuota guru dari jalur CPNS, Dinas Pendidikan juga mendatangkan guru kontrak dari Jawa. (*)

 

Sumber: Antaranews.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post