Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Tinjau Rehabilitasi Saluran Irigasi di Blitar

Presiden Joko Widodo meninjau rehabilitasi saluran irigasi di Daerah Irigasi Lodoyo di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/1/2019). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau rehabilitasi saluran irigasi di Daerah Irigasi Lodoyo dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis, 3 Januari 2019.

BLITAR-KABARE.ID: Di lokasi tersebut, dilakukan rehabilitasi terhadap salah satu jaringan irigasi yang telah dibangun pada tahun 1982. Sejak selesai dibangun 36 tahun yang lalu belum pernah direhabilitasi.

"Perbaikan jaringan irigasi kita targetkan dalam rencana kita (2015-2019) akan (mencakup area) tiga juta hektare. Ini (daerah Irigasi Lodoyo) salah satunya," kata Jokowi di lokasi.

Ia mengatakan bahwa rehabilitasi saluran irigasi dilakukan agar fungsi dan kapasitas dari saluran irigasi yang telah ada dapat kembali sebagaimana sedia kala sehingga ketersediaan air untuk area persawahan di sekitarnya dapat terjamin.

"Ini direhab agar air yang ada tidak hilang di tengah jalan," jelas Presiden, seperti dilansir dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Baca juga: Dikunjungi Presiden, Warga Terdampak Tsunami Minta Direlokasi ke Tempat Aman

Untuk diketahui, Daerah Irigasi Lodoyo mencakup dua wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung seluas 12.217 ha. Sumber air untuk daerah irigasi ini berasal dari Waduk Wlingi yang membendung Kali Brantas. Lokasi tinjauan terletak di Desa Jegu, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Berdasarkan data yang tertera dalam panel informasi di lokasi peninjauan, pengerjaan rehabilitasi saluran sepanjang 16.4 km menggunakan anggaran sebesar Rp12,4 miliar dengan pengerjaan yang dilakukan mulai Februari hingga Desember tahun 2018.

Perbaikan saluran irigasi dan irigasi Lodoyo ini dapat dinikmati manfaatnya untuk area persawahan sekitar seluas 3.802 hektare di mana kurang lebih 6.548 petani sehari-harinya berproduksi di area itu.

Pengendalian Banjir Kali Bogel



Dari daerah irigasi Lodoyo, Presiden meninjau pembangunan infrastruktur pengendalian banjir berupa normalisasi dan pelebaran alur Kali Bogel sepanjang 7,21 Km. Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu upaya Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk memperbaiki Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bogel yang masuk kategori kritis.

Upaya ini juga untuk mengurangi risiko banjir di kawasan bantaran Kali Bogel, Kecamatan Sutoyan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang selama ini menjadi daerah langganan banjir akibat sedimentasi dan debit air yang menggerus dinding sungai dan tanggul sungai yang rendah.

Turut hadir mendampingi Presiden, di antaranya Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden Ahmad Erani, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Ziarah ke Makam Bung Karno

Di tengah kunjungan kerjanya ke Blitar, Presiden Jokowi berziarah ke makam Bung Karno, proklamator sekaligus presiden pertama Republik Indonesia. Kunjungan ini dilakukan di luar agenda kepresidenan.

Selama beberapa waktu Kepala Negara terlihat bersimpuh dan memanjatkan doa. Presiden juga menabur sekaligus membereskan bunga yang terserak di atas makam.

“Di undakan teras makam Bung Karno seusai berziarah, bersama Pak Pramono Anung dan Pakde Sukarwo. Saya ke makam Sang Proklamator kemarin siang, di sela kunjungan kerja di Blitar, Jawa Timur,” tulis Presiden di akun Instagram pribadinya @Jokowi, Jumat (4/1/2019).

“Semoga almarhum yang telah berjuang mendirikan bangsa ini mendapat tempat yang lapang di sisiNya. Amin,” kata Presiden. (BPMI/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post