Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Lepas Ekspor Produk Mayora ke Filipina

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai melepas ekspor ke-250 ribu kontainer PT Mayora Indah Tbk, di Cikupa, Tangerang, Banten, Senin (18/2) sore. (Foto: Agung/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas kontainer berisi kopi instan bermerek Kopiko Blanca produksi PT Mayora Indah Tbk (Mayora), untuk diekspor ke Filipina, dari lokasi pabrik Mayora di Cikupa, Tangerang, Banten, Senin (18/2/2019) sore.

BANTEN-KABARE.ID: Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengaku senang ada produk dengan merek asli Indonesia yang telah “menjajah” lebih dari 100 negara. Bahkan di beberapa negara, produk asal Indonesia mampu menjadi pemegang pangsa pasar terbesar.

Produk itu sudah diekspor di antaranya ke Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, negara-negara di kawasan ASEAN, hingga negara di kawasan Timur Tengah, dan Afrika.

“Produk-produk yang diproduksi PT Mayora ini adalah brand asli Indonesia yang “menjajah” hampir 100 lebih negara-negara lain. Menjajah dalam artian masuk ke pasarnya,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Strategi Jokowi Agar Harga Komoditas Pertanian Tidak Anjlok Saat Panen

Sebagaimana disampiakan Presiden Direktur Mayora Group, Andre Sukendra Atmadja, volume ekspor perusahaan yang telah beroprasi selam 42 tahun ini mencapai hingga lebih dari 2.000 kontainer per bulan.

“Tadi saya dibisiki Pak Andre, lebih dari 2.000 kontainer per bulan.. Dan hari ini alhamdulillah akan diekspor yang ke-250.000 kontainer,” kata Jokowi.

Kepala Negara juga mengapresiasi langkah PT Mayora yang membeli bahan baku langsung dari para petani lokal, misalnya untuk produk olahan kopi. “Sekali lagi, saya sangat menghargai apa yang telah dilakukan oleh PT Mayora. (Terima kasih) telah membina banyak petani, sehingga produksi-produksi mereka dapat diambil, dibeli oleh PT Mayora,” kata Jokowi.

Baca juga: Ratusan Petani Tebu Bertandang ke Istana, Keluhkan Harga Gula Rendah Hingga Kurangnya Mesin Pengolahan Tebu

Di awal sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa ada dua faktor kunci yang dapat menjadikan ekonomi bangsa Indonesia sehat, yaitu investasi dan ekspor. “Sekarang ini, ada dua yang akan menjadikan kita ekonominya sehat. Yang pertama, investasi harus banyak. Yang kedua, ekspornya harus gede.. Kalau ini bisa dilakukan, ekonomi kita akan tumbuh dengan baik,” ujarnya.

Namun demikian, Jokowi mengingatkan, tentu ada prioritas-prioritas. Ia mengaku telah menyampaikan kepada Menteri Perdagangan agar industri makanan dan minuman menjadi prioritas karena pertumbuhannya tinggi, yaitu 9 persen.

Mengenai dukungan itu, Jokowi menunjuk contoh ketika ada sedikit masalah antara Mayora dengan Filipina, pemerintah kemudian mengirimkan tim untuk berbicara dengan pemerintah di sana agar produk-produk yang ada ini tetap bisa masuk.

Baca juga: Penjelasan Jokowi terkait Pembangunan Kilang Minyak Tuban yang Ditolak Warga

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar. (dnd/agg/es/ant/han/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post