Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi Resmikan Dua Bank Wakaf Mikro di Kendal

Presiden Jokowi berdialog dengan warga saat peluncuran dua Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren APIK, Kabupaten Kendal, Jateng, Senin (30/12/2019). (Foto: JAY/Humas Setkab)

Peresmian dua Bank Wakaf Mikro (BWM) tersebut menambah daftar bank serupa yang telah dibuka oleh pemerintah hingga totalnya menjadi 56 BWM.

KENDAL – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua Bank Wakaf Mikro (BWM) di Kabupaten Kendal, Senin (30/12/2019). Masing-masing BWM tersebut akan menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat di sekitar lingkungan pondok pesantren Salaf Apik Kaliwungu dan pondok pesantren Al-Fadllu.

Presiden Jokowi mengatakan, pendirian sejumlah BWM tersebut bertujuan untuk mengembangkan ekonomi umat dengan cara memperluas penyediaan akses keuangan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil yang belum dapat menjangkau fasilitas perbankan.

"Pemerintah ingin agar dari pondok pesantren dan lingkungan pondok pesantren apabila ada keinginan-keinginan untuk membesarkan usaha-usaha yang ada di situ ada banknya, yaitu Bank Wakaf Mikro. Jangan sampai pinjamnya ke rentenir," jelas Presiden Jokowi di pondok pesantren Salaf Apik Kaliwungu, di Desa Krajankulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

BWM ini secara khusus menyasar kepada para santri maupun masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pondok pesantren untuk dapat memulai atau mengembangkan usaha kecilnya.

Lebih banyak lagi BWM di pondok - pondok pesantren

Pemerintah berencana untuk mendirikan lebih banyak lagi BWM di pondok-pondok pesantren yang ada di seluruh Indonesia. "Tadi Pak Ketua OJK sudah menyampaikan, sudah disiapkan kurang lebih 50 Bank Wakaf Mikro yang akan dibuka lagi. Ini patut kita syukuri," kata Presiden Jokowi.

Mengutip siaran pers Otoritas Jasa Keuangan tanggal 30 Desember 2019, sejak diluncurkan pada Oktober 2017 hingga saat ini BWM sudah menyalurkan pembiayaan kepada kurang lebih 25 ribu orang nasabah yang tersebar di 18 provinsi dengan jumlah pembiayaan mencapai Rp33,9 miliar.

BWM sendiri menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat dengan nilai maksimal sebesar Rp3 juta dengan tanpa agunan. Pengelola BWM juga menyediakan pelatihan dan pendampingan kelompok bagi para nasabah untuk menjalankan usahanya.

"Saya titip, ini hati-hati, kalau dapat pinjaman dari Bank Wakaf Mikro agar disiplin mengangsurnya. Kalau disiplin mengangsur, nanti bisa ditambah lagi (pinjamannya) dari Rp1 juta menjadi Rp2 juta, kemudian menjadi Rp3 juta, agar usahanya berkembang," kata Jokowi.

Hadir dalam acara peresmian BWM ini di antaranya Mensesneg Pratikno, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (*/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post