Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi: Pemerintah Tidak Akan Pulangkan Anggota ISIS Eks WNI

Foto: Setneg RI

Pemerintah dengan tegas tidak akan memulangkan anggota ISIS eks WNI yang terlibat dalam kelompok teroris lintas batas.

JAKARTA – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan rasa aman bagi 260 juta penduduk Indonesia. Untuk itu pemerintah tidak akan memulangkan anggota ISIS eks WNI yang terlibat dalam kelompok teroris lintas batas.

"Pemerintah memiliki tanggung jawab keamanan terhadap 260 juta penduduk Indonesia, itu yang kita utamakan. Oleh sebab itu, pemerintah tidak memiliki rencana untuk memulangkan orang-orang yang ada di sana," kata Jokowi dalam keterangannya di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 12 Februari 2020.

Kendati demikian, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk melakukan identifikasi dan mendata lebih jauh mengenai jumlah pasti dan identitas diri dari warga negara yang terlibat dalam kelompok tersebut. "Dari identifikasi dan verifikasi ini nanti akan kelihatan karena kita memang masih memberikan peluang untuk anak yatim piatu di bawah 10 tahun. Tapi kita belum tahu apakah ada atau tidak," kata Jokowi.

Sebelumnya, pada Selasa, 11 Februari 2020, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. menjelaskan bahwa berdasarkan data saat ini, terdapat kurang lebih 689 WNI yang terlibat dalam kelompok itu. Setelah menimbang dari berbagai sisi, pemerintah tidak memiliki rencana untuk memulangkan mereka.

"Meskipun begitu, pemerintah juga akan menghimpun data yang lebih valid tentang jumlah dan identitas orang-orang yang dianggap terlibat teror bergabung dengan ISIS," ucapnya.

Adapun yang berkaitan dengan anak-anak, Mahfud menyebut bahwa pemerintah akan memberikan pertimbangan khusus terhadap hal tersebut. "Anak-anak di bawah 10 tahun akan dipertimbangkan tapi case by case. Artinya, lihat saja apakah anak itu di sana ada orang tuanya atau tidak, anak-anak yatim piatu yang orang tuanya sudah tidak ada akan kita pulangkan," kata Mahfud. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post