Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Harus Menyejahterakan UKM Dalam Negeri

Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung meninjau salah satu stand pada Konstruksi Indonesia 2019, di Indoor Hall B JI-Expo Kemayoran, Rabu (6/11) siang. (Foto: AGUNG/Humas Setkab)

Presiden Joko Widodo mengingatkan, jangan sampai pembangunan infrastruktur terlalu banyak menggunakan barang-barang impor dan meninggalkan produksi UKM dalam negeri.

JAKARTA – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa pembangunan infrastruktur harus menciptakan lapangan kerja, dan menyerap produk-produk dalam negeri.

“Ini saya ingatkan, jangan sampai pembangunan infrastruktur terlalu banyak menggunakan barang-barang import dan meninggalkan kelas UKM kita,” kata Presiden Jokowi saat membuka pameran Konstruksi Indonesia 2019, di JI-Expo Kemayoran, Rabu (6/11) siang.

Jokowi meminta agar para pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi mengajak pengusaha UKM bekerja dalam pembangunan negeri untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat kita.

“Saya minta agar produksi dalam negeri betul-betul menjadi perhatian yang serius, agar pembangunan infrastruktur besar-besaran ini mendongkrak industrialisasi dalam negeri. Jadi efeknya pada pembangunan industrialisasi di dalam negeri kita,” kata Jokowi

Ia mencontohkan penyediaan alat berat harus diproduksi dalam negeri, begitu juga kebutuhan material seperti baja dan bahan baku lainnya. Sehingga sektor konstruksi bisa berkontribusi dalam menurunkan defisit neraca transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan.

Jokowi juga menyampaikan, agar BUMN jangan mengambil semuanya proyek Negara, tetapi memberikan ruang bagi swasta termasuk para pengusaha lokal untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur.

“Ini banyak sekali kontraktor lokal provinsi, kabupaten/kota berkeluh kesah kepada saya, pak kok semuanya diambil BUMN. Saya harapkan 5 tahun ke depan peran swasta, peran kontraktor lokal betul-betul bisa diberikan ruang yang sebesar-besarnya,” kata Jokowi. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post