Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Presiden Jokowi Minum Jamu untuk Tangkal Virus Corona

Presiden Jokowi dalam acara The 2nd Asian Agriculture and Food Forum Tahun 2020, di Istana Negara, DKI Jakarta, Kamis (12/3/2020). (Foto: Humas Setkab/Oji)

Minuman jamu itu berisikan temulawak, jahe, serai dan kunyit.

JAKARTA – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya cara unik untuk melindungi diri dari penyakit. Ia mengaku setiap hari rutin meminum jamu yang berisikan temulawak, jahe, serai, dan kunyit.

Jokowi mengaku rutin megkonsumsi ramuan tersebut satu kali sehari. Namun sejak menyebarnya Virus corona (Covid-19), durasi meminum jamu tersebut bertambah menjadi tiga kali sehari.

“Sekarang karena ada corona, saya minumnya pagi, siang, malam. Itu yang menyebabkan mungkin (harga temulawak, jahe, serai, dan kunyit) naik ya itu karena diminum enggak sekali tapi tiga kali,” kata Jokowi di sela-sela sambutan acara The 2nd Asian Agriculture and Food Forum (ASAAF) Tahun 2020, di Istana Negara, DKI Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Jamu tersebut tidak hanya dikonsumsi sendiri oleh Jokowi. Ia mengaku menyuguhkan juga bagi tamu-tamu yang ingin menemui dirinya. ”Sekarang tamu-tamu saya kalau pagi, siang dan malam juga saya beri minuman itu. Bukan teh tapi saya ganti dengan temulawak, jahe, serai, kunyit campur jadi satu,” ujarnya.

Rempah-rempah tersebut, menurut Jokowi, terutama berada di daerah-daerah Maluku dan Maluku Utara sehingga penting dihidupkan kembali. ”Kenapa tidak di sana hidupkan lagi yang namanya secara serius, dalam jumlah yang banyak rempah-rempah. Ada pala, kayu manis dan lain-lain,” katanya.

Untuk itu, Jokowi mengajak kementerian dan lembaga untuk membuat klaster-klaster tersebut. ”Klaster mana yang urusan buah-buah tropis, klaster mana yang urusan rempah-rempah, klaster mana yang urusan herbal. Sehingga betul-betul pertanian kita ini benar-benar bisa menghidupi,” kata Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa pembiayaan KUR tahun ini disiapkan khusus hanya pertanian mencapai Rp50 triliun dan dapat dimanfaatkan.

”Buatlah sebuah proposal bisnis yang baik, business plan yang baik, kebutuhan berapa miliar dapat berapa triliun. Tetapi benar-benar itu sebuah pekerjaan yang dimanajemeni dengan cara-cara modern dengan kalkulasi-kalkulasi yang baik,” urainya.

Dengan demikian, kata Jokowi, nantinya dapat memberikan kepercayaan kepada perbankan bahwa pertanian memang bisa menghidupi dan bisa dijadikan tumpuan bagi ekonomi negara. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post