Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi Minta Masukan Tokoh Lintas Agama Tentang Penerapan Kenormalan Baru di Tempat Ibadah

Presiden Joko Widodo meminta pendapat tentang "New Normal" dari para tokoh lintas agama. (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo mengundang tokoh lintas agama untuk membahas tentang beribadah dengan kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19.

JAKARTA - KABARE.ID: Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin mengadakan pertemuan dengan delapan tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Selasa sore, 2 Juni 2020. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menjelaskan langkah-langkah pemerintah tentang penanganan covid-19 dan menjelaskan upaya yang telah dilakukan selama ini.

Jokowi juga menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 ini bukan lagi hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga telah berdampak ke sektor lain. “Masalahnya bukan di sisi kesehatan saja, tapi juga sudah masuk ke bidang lain seperti ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Ia pun meminta masukan dari para tokoh lintas agama terkait kesiapan penerapan prosedur kenormalan baru utamanya di tempat-tempat ibadah.

Adapun hal lain yang dibahas oleh Presiden dan para tokoh lintas agama adalah pelaksanaan ibadah haji tahun 2020. Sebagaimana diketahui Kementerian Agama telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan haji pada tahun 2020.

“Sesuai ketentuan Islam, keamanan adalah salah satu syarat utama pelaksanaan ibadah haji. Demi kemasalahatan bersama ada baiknya pemerintah Indonesia mempertimbangkan dengan seksama untuk tidak menyelenggarakan ibadah haji 1441 H,” sebagaimana tercantum dalam pernyataan tertulis Abdul Mu’ti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Adapun tokoh lintas agama yang hadir antara lain Sekjen PBNU Helmi Faishal Zaini, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Wakketum MUI KH. Muhyiddin Junaidi, Ketum PGI Pdt. Gomar Gultom, Ketum KWI Bapak Ignatius Kardinal Suharyo, Ketum PHDI Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, Ketum Permabudhi Arief Harsono, dan Ketua Matakin Xs. Budi Santoso Tanuwibowo. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post