Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Presiden Jokowi Meresmikan Pameran Karya Kreatif Indonesia 2019

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla meninjau stan-stan di Pameran Karya Kreatif Indonesian 2019. (Foto: Setneg)

Pameran Karya Kreatif Indonesia 2019 digelar oleh BI sebagai salah satu wujud apresiasi bagi UMKM-UMKM yang berhasil meningkatkan kualitasnya dan mampu menembus pasar digital serta ekspor ke mancanegara.

JAKARTA-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 di Hall A, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat, (12/7/ 2019). Jokowi sempat meninjau sejumlah stan dan produk-produk UMKM lokal yang dipamerkan dalam pameran tersebut. Ia mengaku melihat adanya peningkatan kualitas. Utamanya, dari sisi pengemasan dan pembentukan merek produk yang dijajakan.

"Saya melihat produk-produk UKM-UKM yang didampingi, dikawal, dan dibina oleh Bank Indonesia ini ada lompatan dari sisi kualitas," kata Presiden selepas peninjauan.

Selain itu, Jokowi juga mengaku senang dengan adanya inisiatif untuk memasukkan produk-produk tersebut ke dalam pasar digital. Dengan masuk ke pasar digital, bukan tak mungkin produk-produk UKM Indonesia akan merambah mancanegara.

"Saya kira cara-cara yang dilakukan oleh BI ini sangat bagus. Diseleksi, dikuratori, memang prosesnya seperti itu sehingga ketemu produk-produk yang premium dan kualitasnya tinggi, dan ya dijual harga berapapun orang akan senang," kata Jokowi.

Saat peninjauan, Jokowi melihat adanya potensi besar dari UKM Indonesia utamanya untuk produk-produk seperti kerajinan buatan tangan. "Yang benar ya seperti ini, produk-produk handicraft yang penuh dengan keterampilan tangan, handmade, kekuatan kita ya di situ. Coba dilihat produk-produk yang ada di sini, semua kelihatan kelasnya. Masuknya di situ," kata Jokowi.

Baca juga: Melihat Kreativitas Anak Bangsa di Bidang Teknologi Tata Busana

Tahun ini KKI mengusung tema "Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui UMKM Go Export dan Go Digital". Pameran ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) setiap tahun sebagai salah satu wujud apresiasi bagi UMKM-UMKM yang berhasil meningkatkan kualitas dan mampu menembus pasar digital serta ekspor ke mancanegara..

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan bahwa dari 898 UMKM binaan BI, sebanyak 91 di antaranya telah berhasil menembus pasar ekspor. "Alhamdulillah sudah 91 UMKM ekspor. Nilainya Rp1,4 triliun selama setahun terakhir. Tapi UMKM kita tidak hanya sudah ekspor, juga sudah go digital," kata Perry.

Perry juga mengatakan bahwa UMKM yang tergabung dalam pameran ini merupakan UMKM yang telah terseleksi dan terkurasi oleh pihak BI sehingga menampilkan produk-produk kelas premium tetapi dengan harga yang bersahabat.

"Kami sudah pilih 370 UMKM dari 898 yang mereka ini best of the best. Produknya adalah produk unggulan dan produk pilihan. Kualitas produknya sangat bagus tapi harganya harga pengrajin," tandas Perry. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post