Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi: Membangun Desa Artinya Membangun Indonesia

Presiden saat menghadiri acara Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa se-Indonesia di Stadion Tenis Indoor, GBK, Jakarta, Rabu (10/4). (Foto: Humas/Jay)

Pemerintah telah menguncurkan dana besar bagi pembangunan desa. Pada 2015 pemerintah mengucurkan 20 triliun untuk dana desa. Naik menjadi 47 triliun pada 2016, kemudian 60 triliun pada 2017 dan 2018, serta 70 triliun untuk 2019.

JAKARTA-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 74.900 desa, yang artinya bahwa membangun desa adalah membangun Indonesia. “Bukan karena saya berasal dari desa, bukan itu saja, tetapi menurut saya, membangun desa artinya membangun Indonesia,” ujar Presiden saat menghadiri acara Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa se-Indonesia di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (10/4) sore.

“Jadi kalau pemerintah sejak 2015 kemarin mengucurkan dana desa 20 triliun, 2016  47 triliun, 2017 60 triliun, 2018 60 triliun. Dan tahun ini, 2019 70 trilun itu sudah betul dan memang wajib,” kata Jokowi.

Penggunaan dana desa, menurutnya, harus betul-betul diarahkan tepat sasaran. “Kalau di desa itu misalnya infrastrukturnya jelek ya bangun infrastruktur jalan, jembatan. Hal yang kecil-kecil itu bisa menyusahkan warga kita,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa produk di desa banyak sekali dan memiliki keunggulan, tetapi belum bisa diangkat karena urusan kecil, seperti masalah kemasan, merek, dan pemasaran. “Kemasannya kurang baik, mereknya belum diberi label nama yang baik, desain kemasan yang masih belum baik. Hal-hal kecil seperti itu (masalahnya), bukan (kualitas) barangnya,” jelas Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo. (rls/bas)

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post