Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi Kunjungi Kantor PLN

Presiden Jokowi mendengarkan penjelasan Plt Dirut PLN terkait pemadaman listrik, di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Senin (5/8) pagi. (Foto: Rahmat/Humas Setkab)

Presiden Joko Widodo menegaskan agar kerusakan yang menyebabkan sejumlah daerah di Jabodetabek dan Jawa Barat padam segera diperbaiki oleh PLN.

JAKARTA - KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi kantor Pusat PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), di daerah Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (5/8) pagi.

Kedatangan Jokowi disambut oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt Dirut) PT. PLN, Sripeni Intan.

Jokowi mengaku ingin mendengar langsung peristiwa pemadaman total yang terjadi pada Minggu kemarin.

Ia mengingatkan, mestinya ada tata kelola resiko yang dihadapi dengan manajemen besar seperti PLN.

“Tentu saja ada contingency plan, ada back up plan, pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik,” kata Jokowi di hadapan para direksi dan pimpinan PT. PLN (Persero).

Menurut Jokowi, peristiwa seperti ini pernah terjadi pada tahun 2002, saat pemadaman terjadi di Jawa dan Bali. Mestinya itu bisa dipakai sebuah pelajaran bersama, jangan sampai kejadian yang sudah pernah terjadi itu, kembali terjadi lagi.

"Kita tahu ini tidak hanya bisa merusak reputasi PLN tetapi juga banyak hal diluar PLN yang terutama konsumen sangat dirugikan, pelayanan transportasi umum misalnya juga sangat berbahaya sekali, MRT misalnya,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan, bahwa para pimpinan dan pejabat PLN itu orang pintar yang sangat paham urusan listrik. Namun ia mempertanyakan kejadian yang menimpa kemarin dan tidak dikalkulasikan secara matang.

“Artinya, pekerjaan-pekerjaan yang ada tidak dihitung tidak dikalkulasi dan itu betul-betul merugikan kita semuanya,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan agar kerusakan segera diperbaiki dan menekankan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Itu saja permintaan dari saya,” pungkasnya.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (*)  

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post