Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Presiden Jokowi Kenang Sosok Mba Moen

Presiden Jokowi membantu K.H. Maimoen Zubair berdiri saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jateng, Februari lalu. (Foto: Dinda Murti/Humas Setkab)

Mbah Moen meninggal di Makkah, Arab Saudi saat menunaikan ibadah haji. Almarhum meninggal di RS Al Noor, Makkah, pada Selasa (6/8) pagi. Jenazahnya akan disemayamkan di kantor Daerah Kerja (Daker) Haji Makkah.

JAKARTA – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas wafatnya ulama karismatis K.H. Maimoen Zubair atau yang akrab dipanggil Mbah Moen, di Makkah, Arab Saudi, Selasa (6/8) pagi sekitar pukul 04.17 waktu setempat.

Innalillahi wainna ilaihi rojiun, innalillahi wainna ilaihi rojiun, innalillahi wainna ilaihi rojiun, telah berpulang ke Allah SWT, Kiai Haji Maimoen Zubair, di Makkah, tadi pagi,” kata Jokowi kepada wartawan usai membuka Rakornas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8).

Menurut Jokowi, almarhum adalah kyai karismatik yang selalu menjadi rujukan-rujukan bagi umat Islam dalam hal fikih. Jokowi menilai Mbah Moen sangat gigih dalam menyampaikan NKRI harga mati.

“Oleh sebab itu, kita sangat kehilangan, dan atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, kita semua berbelasungkawa, atas wafatnya beliau. Semoga diterima di tempat yang terbaik, di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Kunjungi Kantor PLN

Mengenai hal yang berkesan dari Mbah Moen, Jokowi mengemukakan, dirinya sudah dua kali berkunjung ke rumah almarhum di Pondok Pesantren Al – Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Jokowi mengaku banyak menerima pesan dari almarhum Mbah Moen. Ia pun masih menyimpan serban yang diberikan langsung oleh Mbah Moen saat masa kampanye Pemilihan Presiden bulan April lalu.

Seperti diketahui, Mbah Moen meninggal di Makkah, Arab Saudi saat menunaikan ibadah haji. Almarhum yang menjabat sebagai Mustasyar PBNU itu meninggal di RS Al Noor, Makkah, pada Selasa (6/8) pagi pukul 04.17 waktu setempat. Jenazahnya akan disemayamkan di kantor Daerah Kerja (Daker) Haji Makkah.

Berdasarkan informasi dari keluarga dan kerabat, kemungkinan besar Mbah Moen akan dimakamkan di Makkah dengan berbagai pertimbangan. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post