Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Presiden Jokowi Ingin Wajah Indonesia Ditampilkan di Hannover Messe dan World Expo Dubai

Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma'ruf Amin memimpin Ratas Keikutsertaan Indonesia di Hannover Messe dan World Expo Dubai 2020, Jakarta, Senin (17/2). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

Presiden Jokowi menginginkan kekayaan budaya seperti tarian, baju adat, kerajinan tangan UMKM, makanan, alat-alat musik tradisional, dan keramahan masyarakat Indonesia harus terekspos dalam acara Hannover Messe dan World Expo Dubai 2020.

JAKARTA – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya menampilkan wajah Indonesia saat mengikuti ajang pameran internasional pada tahun 2020 ini, yaitu Hannover Messe dan World Expo Dubai.

"Sampaikan wajah Indonesia sebagai negara emerging yang tengah melakukan transformasi ekonomi ke industri 4.0 yang berbasis riset dan inovasi. Penting untuk kita tampilkan," kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020.

Tak hanya itu, Jokowi juga ingin agar Indonesia ditampilkan sebagai negara yang menarik untuk diajak kerja sama. Dalam bidang energi misalnya, kerja sama bisa dilakukan dalam pengembangan industri energi ramah lingkungan, biodiesel, hingga potensi nikel. "Kita memiliki potensi nikel terbesar di dunia yang nanti bisa menghasilkan lithium ion battery yang berperan pada energi masa depan," kata Jokowi.

Sebagai negara mitra resmi pertama di ASEAN pada ajang Hannover Messe, Jokowi ingin agar Indonesia betul-betul mengambil manfaat dan peluang sebesar-besarnya bagi peningkatan ekonomi Indonesia. Selain itu, juga sebagai pintu masuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi.

"Saya mendapatkan laporan bahwa di Hannover Messe nanti akan diikuti oleh 91 negara, dihadiri lebih dari 200 ribu pengunjung, 68 persen adalah CEO-CEO perusahaan besar, dan diperkirakan akan mendorong sekitar 6,5 juta kontak bisnis," jelasnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Tanam Pohon di Wonogiri

Sementara itu, pada ajang World Expo Dubai 2020, Jokowi meminta jajarannya untuk bisa menangkap ajang tersebut sebagai peluang promosi potensi ekonomi Indonesia. Terutama mengingat ajang World Expo Dubai akan diikuti oleh 192 peserta dari berbagai negara dan diperkirakan akan dihadiri oleh 25 juta pengunjung. "Ini bisa menjadi hub membangun jembatan ekonomi dengan negara-negara di Timur Tengah dan di Afrika sebagai emerging economies," imbuhnya.

Berbeda dengan Hannover Messe yang hanya berdurasi kurang dari sepekan, ajang World Expo Dubai memiliki waktu pameran yang cukup panjang, yaitu enam bulan. Untuk itu, Jokowi meminta agar ada proses seleksi dan kurasi terkait dengan produk unggulan dan kesenian Indonesia yang akan ditampilkan pada ajang tersebut.

"Pastikan acara setiap harinya menarik, tawarkan kesempatan investasi produk inovasi unggulan, serta produk pariwisata kita yang kaya dan beragam. Kekayaan budaya seperti tarian, baju adat, kemudian kerajinan tangan dari UMKM kita, makanan dan alat-alat musik tradisional, keramahan masyarakat, harus terekspos dalam acara ini," tandasnya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post