Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi Beri Waktu Tiga Bulan Bagi Polri untuk Ungkap Kasus Novel Baswedan

Presiden Jokowi saat menjawab wartawan terkait kasus Novel Baswedan. (Foto: Setneg)

Jokowi memberikan waktu tiga bulan bagi Polri untuk mengungkap siapa dalang dalam kasus tindak kekerasan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

JAKARTA-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Polri terkait investigasi atas kasus tindak kekerasan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Investigasi tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui tim teknis untuk upaya lebih lanjut.

"Tim pencari fakta sudah menyampaikan hasilnya dan hasil itu mesti ditindaklanjuti lagi oleh tim teknis untuk lebih menyasar kepada dugaan-dugaan yang ada," kata Jokowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/7).

Jokowi menyebut, kasus yang menimpa Novel Baswedan dan ditangani Polri ini merupakan suatu kasus yang tidak mudah dalam proses pengungkapannya. "Ini kasusnya itu bukan kasus mudah. Kalau kasus mudah, sehari-dua hari ketemu," kata Jokowi, seperti dilansir dari siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Mengenai tim teknis lanjutan tersebut, Kapolri Tito Karnavian memohon waktu selama enam bulan ke depan bagi tim tersebut menjalankan tugasnya. Namun, Jokowi hanya memberikan waktu tiga bulan. "Kalau Kapolri kemarin menyampaikan akan meminta waktu enam bulan, saya sampaikan tiga bulan tim teknis ini harus bisa menyelesaikan apa yang kemarin disampaikan," kata Jokowi.

Setelah waktu yang ditentukan tersebut, Jokowi akan menentukan langkah selanjutnya. "Saya beri waktu tiga bulan, nanti akan saya lihat hasilnya seperti apa," tandas mantan Wali Kota Solo itu. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post