Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi Akan Bahas Masalah Ekonomi Digital dan Kesenjangan di KTT G-20

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla saat menyampaikan keterangan pers sebelum berangkat ke Jepang untuk menghadiri KTT G-20. (Foto: Rahmat/ Humas Setkab)

Presiden Joko Widodo akan membahas dua hal di KTT G-20, yakni masalah ekonomi digital dan kesenjangan.

JAKARTA-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana bertolak ke Osaka, Jepang untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara yang tergabung dalam Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang, yang diselenggarakan pada 28-29 Juni 2019.

Presiden Jokowi mengatakan, dalam KTT tersebut dirinya akan berbicara dua hal. “Yang pertama yang berkaitan dengan inovasi di bidang digital ekonomi dan juga yang kedua yang berkaitan upaya dalam mengatasi kesenjangan,” kata Jokowi, di Bandara Halim Perdanakusumah, Kamis (27/6) malam.

Presiden Jokowi akan mengingatkan kolega-koleganya yang hadir, baik perdana menteri, presiden, maupun raja di KTT G-20 terkait situasi dunia yang dibayangi dengan isu perang dagang yang semakin besar.

“Saya berharap agar negara-negara G20, pemimpin-pemimpinnya bisa menunjukkan kearifan dan kepemimpinan kolektif sehingga situasi yang ada menjadi lebih baik dan pasti bagi kita semuanya,” ujar Presiden.

Sebagaimana diketahui, kelompok negara-negara G20 dibentuk pertama kali pada pertemuan G7 di Berlin, Jerman pada tahun 1999. Pada bulan September tahun 2008, KTT G20 pertama kali digelar di Washington, Amerika Serikat yang dihadiri oleh 20 kepala negara.

Negara-negara tersebut di antaranya adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Korea Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, Republik Rakyat Tiongkok, Afrika Selatan, dan anggota Uni Eropa.

Harapan dengan diaktifkannya pertemuan G-20 adalah untuk menghindarkan dunia dari krisis global yang menjalar seperti yang terjadi tahun 1997-1998 dan 2007-2008. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post