Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi Ajak Masyarakat "Berperang" Melawan Radikalisme

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto, di RSPAD Jakarta, Kamis (1010) sore. (Foto: Setpres)

Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan terorisme yang ada di tanah air.

JAKARTA - KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri, Kepala BIN, dan TNI agar mengusut tuntas kasus penusukan kepada Menko Polhukam Wiranto, yang terjadi di alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) siang.

“Yang paling penting jaringan ini harus dikejar dan dituntaskan, diselesaikan,” kata Jokowi menjawab wartawan usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto yang tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/10) sore.

Wiranto sendiri, menurut Jokowi, saat ini dalam kondisi sadar dan akan menjalani operasi bedah. “Saat ini beliau, bapak Wiratno, masih dalam penanganan oleh tim dokter di RSPAD dalam proses operasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Jokowi mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi radikalisme, memerangi terorisme yang ada di tanah air.

“Kepada seluruh masyarakat, kami mengajak bersama-sama untuk memerangi radikalisme, memerangi terorisme yang ada di Tanah Air kita, hanya dengan upaya kita bersama-sama terorisme dan radikalisme akan bisa kita selesaikan dan kita berantas dari negara yang kita cintai,” kata Jokowi.

Presiden juga memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberikan upaya pengamanan yang lebih baik kepada pejabat negara.

Sebagaimana diketahui Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh terduga teroris saat turun dari mobil yang ditumpanginya di alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) siang. Setelah menjalani pengobatan awal di RSUD Berkah, Pandeglang, Menko Polhukam Wiranto diterbangkan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. (*/bas)

Basakoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post