Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Joko Widodo Meninjau Program Padat Karya Tunai di Ambon

Presiden Joko Widodo saat meninjau program padat karya tunai di Kota Ambon. (Istimewa)

Presiden Joko Widodo didampingi Mendes PDTT Eko Putro dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau pelaksanaan padat karya tunai di Kota Ambon.

AMBON-KABARE.ID: Mengawali kegiatan di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Presiden Joko Widodo meninjau program padat karya tunai untuk normalisasi sungai di Desa Batu Merah, Rabu, 14 Februari 2018.

Program ini bertujuan agar masyarakat setempat terlepas dari bencana banjir yang sering terjadi di musim hujan dengan besarnya anggaran Rp296 juta dan lama pekerjaan 28-30 hari.

Hadir mendampingi Preisden, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro mengapresiasi Kota Ambon yang menjadi salah satu daerah yang pertama melakukan pencairan dana desa tahap pertama. Dengan begitu, program padat karya tunai dapat diterapkan sehingga warga segera mendapatkan pekerjaan.

Penyaluran dana desa tahun ini, dilakukan dalam tiga tahap yakni bulan Januari, Maret, dan Juli. Hal tersebut berbeda dengan tahun lalu (2017) yang disalurkan dua kali yakni Maret dan Agustus. Selain itu, proses pengawasan juga diperketat dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan. 

"Tahun lalu kita baru mulai pencairan bulan Maret, sekarang beda. Januari sudah bisa pencairan supaya tidak ada jeda," terangnya.

Soal pengawasan, Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, jajarannya telah rutin melakukan evaluasi proyek dana desa per tiga bulan sekali. Ia juga aktif melakukan pengawasan terhadap camat dan kepala desa untuk memastikan program dana desa dilaksanakan dengan baik.   

"Setiap tiga bulan kita evaluasi. Ini (padat karya) bukan pertama dilakukan kalau di Ambon ini. Tapi karena bertepatan dengan musim hujan, kita siapkan antisipasi meluapnya sungai dalam bentuk partisipasi masyarakat seperti ini," ujarnya.  

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Eko juga memberikan bantuan dana untuk modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan total Rp750 juta untuk 15 BUMDes. Beberapa desa yang mendapatkan modal tersebut diantaranya adalah Desa Hative Kecil, Desa Rumah Tiga, dan Desa Batu Merah. Masing-masing BUMDes mendapatkan Rp50 juta. Selain itu, Menteri Eko juga memberikan bantuan usaha untuk 15 Kelompok Usaha Ekonomi dengan total Rp600 juta. Masing-masing kelompok mendapatkan Rp30 juta. 


Kota Tanpa Kumuh

Presiden Joko Widodo saat meninjau program padat karya tunai di Kota Ambon. (Istimewa)



Dari padat karya tunai normalisasi sungai, Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melanjutkan meninjau pelaksanaan padat karya tunai Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) untuk membangun jalan rabat beton sepanjang 2.590 meter, dengan nilai Rp860 juta dan membangun saluran drainase sepanjang 350 meter, dengan besarnya anggaran Rp242 juta.

Jumlah pekerja yang terlibat dalam program ini adalah 28-30 orang dan ditargetkan selesai dalam 3 bulan.

Ketika memulai sambutan pada Pembukaan Kongres ke-30 dan Peringatan Dies Natalis ke-71 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang digelar di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Presiden mengatakan bahwa dirinya telah melihat program padat karya tunai di Kota Ambon sebelum tiba di acara Kongres HMI.

“Saya ingin memastikan bahwa program-program tersebut berjalan dan masyarakat mendapatkan manfaat dari program yang ada,” ucap Presiden. (*)

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post