Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Imbau Masyarakat Tak Terpancing Hoax

Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan terkait demontrasi yang berujung kerusuhan di Wamena, Papua. (Foto: Setneg)

Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat bijak setiap melihat dan mendengar pemberitaan di media sosial . Sebab tidak sedikit pemberitaan itu merupakan berita bohong atau Hoax.

JAKARTA - KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial.

"Saya meminta agar masyarakat setiap mendengar, setiap melihat di media sosial itu dikroscek dulu, dicek terlebih dahulu, jangan langsung dipercaya karena itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/19).

Pernyataan itu berkaitan dengan aksi demonstrasi di Wamena, Papua, yang berujung ricuh diakibatkan oleh beredarnya kabar bohong atau hoaks di media sosial.

"Isu anarkis ini dimulai dan berkembang karena adanya berita hoaks," kata Jokowi.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap menjaga fasilitas umum dalam menyampaikan aspirasi atau pendapatnya.

"Sekali lagi, jangan sampai fasilitas umum itu dirusak karena itu adalah milik kita semuanya. Jangan sampai ada kerusakan-kerusakan yang diakibatkan dari anarkisme," tandas Jokowi. (*/bas)

Basakoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post