Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Apresiasi Babinsa Membangun Desa

Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada Babinsa di Jambi. (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja nyata para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang terjun ke masyarakat di tempat mereka bertugas.

JAKARTA-KABARE.ID: Kerja nyata tersebut diwujudkan misalnya dengan membangun jembatan di desa, membangun rumah, hingga mengajar suku Anak Dalam di Jambi.

“Saya sangat menghargai kegiatan-kegiatan dan tindakan-tindakan lapangan seperti itu. Membuat misalnya jembatan gantung yang begitu panjang, mengajar masyarakat di pedalaman, menjadi guru di masyarakat pedalaman,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pengarahan kepada Babinsa di Balairung Pinang Masak, Universitas Jambi, Minggu, 16 Desember 2018.

Presiden menjelaskan bahwa saat ini lanskap politik dan ekonomi global sudah berubah dengan sangat cepat sebagai imbas dari adanya keterbukaan informasi melalui internet dan media sosial.

Mengutip data dari McKinsey Global Institute, perubahan-perubahan pada era revolusi industri jilid keempat ini kecepatannya tiga ribu kali lebih cepat dibandingkan revolusi industri jilid pertama.

“Artinya apa? Ke depan ini akan ada perubahan-perubahan yang sangat cepat. Karena kita tahu semua ada artificial intelligence, advance robotic, 3D printing. Kalau di bidang keuangan ada bitcoin, cryptocurrency. Kemudian ada virtual reality,” kata Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden ingin agar para Babinsa bisa merespons perubahan-perubahan ini karena dampaknya juga akan mengubah lanskap politik nasional dan daerah, termasuk lanskap politik di desa.

“Inilah yang harus kita antisipasi. Jangan sampai perubahan-perubahan itu memberikan dampak yang tidak baik kepada masyarakat kita,” ujarnya.

“Pasti akan ada intervensi masuk budaya-budaya impor. Pasti akan masuk ideologi-ideologi impor yang masuk ke desa-desa. Tidak bisa kita cegah, tidak ada batasannya. Semua orang bisa mengakses sekarang dengan gawai. Ideologi apapun bisa masuk tanpa kita bisa menyaring,” tandasnya. (bas)

Sumber: BPMI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post