Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan di Tengah Perbedaan

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Kamis (6/9/2018). (Foto: BPMI)

Kodrat bangsa Indonesia memang terlahir di atas keragaman budaya, adat, dan bahasa, kata Presiden Joko Widodo.

MOJOKERTO-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menyemai dan menjaga kerukunan di tengah perbedaan yang ada.

"Harus kita sadari bahwa kita ini hidup di masyarakat yang majemuk, berbeda suku, agama, tradisi, dan adat. Jangan lupakan itu," kata Jokowi saat bersilaturahmi dengan para tokoh ulama dan santri di Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis, (6/9/2018).

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia memiliki keberagaman dan kemajemukan yang tidak dimiliki negara-negara lain di dunia ini. Dengan 263 juta penduduk, Indonesia dianugerahi dengan 714 suku dan lebih dari 1.100 bahasa daerah yang tersebar di 17 ribu pulau.

"Kita dianugerahi oleh Allah perbedaan-perbedaan. Berbeda suku, agama, tradisi, adat, bahasa, berbeda semua. Ini anugerah yang diberikan Allah kepada kita bangsa Indonesia," ucapnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengajak para santri dan ulama untuk berperan menyebarkan sikap khusnul tafahum (berprasangka baik) kepada masyarakat. "Jangan kita ini gampang curiga, berprasangka tidak baik, apalagi pas ada pemilihan bupati, wali kota, bupati, gubernur, dan presiden..Harus kita jaga ukhuwah islamiah dan wathaniah kita," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dalam situasi apapun. Ia bahkan memberikan contoh dari pencapaian para atlet nasional dalam Asian Games 2018 yang melebihi ekspektasi siapapun.

Hal itu, dikatakannya, tak mungkin diraih bila kita selalu merasa pesimistis. "Seperti kita ketahui, kalau kita optimistis bangsa ini (menjadi) bangsa besar. Kemarin di Asian Games ranking berapa? Ranking 4, sebelumnya ranking 17," tandasnya.

Hal serupa juga dikatakan Jokowi di Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, usai membagikan 5 ribu sertifikat di JX International Convention Exhibition (Jatim Expo).

Dalam acara itu, Presiden menyerahkan secara langsung sertifikat kepada masyarakat yang berasal dari tiga kota dan kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik. (bas)
 

Sumber BPMI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post