Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Prabowo Siap Bantu Pemerintahan Presiden Jokowi

Presiden Jokowi didampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10) sore. (Foto: Setneg)

Kalau umpamanya tidak masuk kabinet, menurut Prabowo, Partai Gerindra tetap akan melihat di luar sebagai penyeimbang. Karena menurutnya, di Indonesia tidak ada oposisi.

JAKARTA - KABARE.ID: Setelah sebelumnnya menerima Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini menerima kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10) sore.

Usai pertemuan yang berlangsung tertutup, Jokowi mengatakan pertemuannya dengan Prabowo membicarakan banyak hal, terutama yang berkaitan ekonomi negara.

“Kita tentu saja perlu sebuah stabilitas kemanan dan politik, dan memerlukan persiapan-persiapan dalam rangka memayungi agar kita tidak terpengaruh oleh penurunan ekonomi global,” kata  Jokowi, sebagaimana dikutip dari laman Setkab.go.id.

Selain itu, juga dibahas mengenai masalah ibu kota baru, mengapa pindah ke Kalimantan Timur. “Alasannya ini, ini, ini, ini, kami sampaikan semuanya juga dengan Pak Prabowo Subianto,” ujar Jokowi.

Saat ditanya mengenai koalisi, Jokowi  tidak menampik jika dalam pertemuan tersebut membahas hal itu. “Tapi ini belum, final. Tapi tadi kami berbicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra masuk ke koalisi pemerintah,” kata Jokowi.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, bahwa Partai Gerindra selalu mengutamakan kepentingan yang besar, kepentingan bangsa dan negara.

“Kita bertarung secara politik begitu selesai kepentingan nasional yang utama. Saya berpendapat kita harus bersatu. Jadi saya sampaikan ke beliau apa bila kami diperlukan kami siap untuk membantu. Itupun sudah saya sampaikan di MRT waktu itu, kalau kami diperlukan kami siap,” terang Prabowo.

Menurut Prabowo, Partai Gerindra akan memberi gagasan yang optimistis, dan yakin Indonesia bisa tumbuh double digit. “Kami yakin Indonesia bisa bangkit cepat. Kami ingin membantu, kami siap membantu kalau diperlukan,” tegasnya.

Kalau umpamanya tidak masuk kabinet, menurut Prabowo, Partai Gerindra tetap akan melihat di luar sebagai, istilahnya check and balance, sebagai penyeimbang. Karena menurutnya, di Indonesia tidak ada oposisi.

“Tetap kita merah putih di atas segala hal. Kita akan berperan. Saya kira demikian hubungan saya baik, bisa dikatakan mesra,” ucap Prabowo yang juga diamini oleh Jokowi. (bas)
 

Basakoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post