Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Pos Indonesia Rilis Perangko Peringatan 73 Tahun Lahirnya Pancasila

Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri dalam acara peluncuran Perangko Peringatan 73 Tahun Lahirnya Pancasila. (Foto: Baskoro Dien/ Kabare.id)

Perangko peringatan 73 tahun lahirnya Pancasila dan Sampul Peringatan dengan tema "Tjamkan Pantja Sila" tersebut hanya dicetak sebanyak 500 lembar.

JAKARTA-KABARE.ID: Pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), Ir. Soekarno (Bung Karno) menyampaikan sebuah pidato tanpa teks tentang ajaran, nilai, dan prinsip Pancasila sebagai dasar bagi Indonesia. Pidato ini kemudian disebut sebagai Pidato Lahirnya Pancasila.

Sebagai wujud penghormatan atas jasa para pahlawan, PT Pos Indonesia bekerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) meluncurkan perangko peringatan 73 tahun lahirnya Pancasila dan Sampul Peringatan dengan tema "Tjamkan Pantja Sila".

Koleksi ini terdiri dari tiga foto Bung Karno saat pidato di sidang BPUPK dan tulisan tangan Bung Karno "Tjamkan Pantja Sila".

Peluncuran prangko tersebut dilakukan oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia, sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri di Museum Filateli Jakarta, Kamis 31 Mei 2018.

Peluncuran tersebut disaksikan oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi W. Setijono beserta jajaran direksi PT Pos Indonesia, anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD, Ketua BPIP Yudi Latif, dan anggota BPIP lainnya. Hadir pula Duta Arsip Nasional sekaligus politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka, dan anggota DPR RI dari fraksi PDIP, seperti Masinton Pasaribu dan Eriko Sotarduga.

"Pos Indonesia mencatat sejarah Indonesia melalui perangko, dokumen, dan surat. Sementara, Arsip Nasional Republik Indonesia mencatat sejarah melalui arsip resmi sejarah," ujar Gilarsi W. Setijono dalam pidato sambutannya.

Berdasarkan kesepakatan dengan ANRI Prangko Bung Karno dan Sampul Hari Pertama Peringatan 73 Tahun Lahirnya Pancasila ini dicetak sebanyak 500 yang akan dijadikan souvenir dan penyebarannya akan dilakukan oleh pihak ANRI.

Pada peringatan ini pula dilakukan beberapa kegiatan lainnya yaitu Pameran Arsip Otentik Pidato Muhammad Yamin 5 Juni 1958, peluncuran buku Tjamkan Pantja Sila: Sistem Filsaafat Pancasila, dan tulisan tangan Bung Karno Tjamkan Pantja Sila.

Pameran arsip otentik Hari Lahirnya Pancasila digelar sejak 31 Mei 2018 hingga 4 Juni 2018 di Museum Filateli Jakarta. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post