Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Polisi Tetapkan 33 Tersangka Penimbun Masker dan Hand Sanitizer

Foto: Ilustrasi/ Antara

Oknum yang ditangkap Polisi ini bukan hanya penimbunan masker dan hand sanitizer. Namun ada pelaku yang sengaja memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga jual masker dan hand sanitizer dengan harga berlipat ganda.

JAKARTA - KABARE.ID: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan 33 tersangka penimbun masker dan hand sanitizer. Polisi pun menindak pelaku yang menjual masker dan hand sanitizer dengan harga tinggi.

"Secara keseluruhan ada 18 kasus dengan 33 tersangka," ujar Kabagpenum Divhumas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra dalam konferensi pers yang disiarkan langsung oleh Divhumas Polri, Kamis (2/4/2020).

Ia menjelaskan, 33 tersangka ini bukan hanya pelaku penimbunan masker dan hand sanitizer. Namun ada pelaku yang sengaja memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga jual masker dan hand sanitizer dengan harga berlipat ganda.

Ia merinci, dari 18 kasus tersebut, Polda Metro Jaya‎ menangani 6 kasus, Polda Sulawesi Selatan 2 kasus, Polda Jatim 4 kasus, Polda Jabar 3 kasus, Polda Kepri 2 kasus dan Polda Jateng 1 kasus.

Atas perbuatannya, 33 tersangka ini dijerat dengan Undang-undang berlapis yakni UU Perdagangan, UU Kesehatan dan UU Perlindungan Konsumen.

Sebelumnya, Jaksa Agung Burhanuddin memerintahkan para jaksa untuk memberikan tuntutan hukuman pidana maksimal kepada para pelaku yang menimbun masker, sembako, obat-obatan, dan penyebar berita hoaks terkait Covid-19.

Menurut dia, ini bertujuan untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi yang lainnya untuk tidak melakukan hal yang sama.

Ia menganggap bahwa aksi penimbunan masker ini sangat meresahkan dan membebani masyarakat, terlebih untuk strata ekonomi menengah ke bawah. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post