Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Jumat (3/4), 1.986 orang di Indonesia Positif Covid-19, 134 orang sembuh, dan 181 meninggal.
BISNIS

Pesan Menkop UKM Agar UMKM Bisa Naik Kelas

Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki saat memberikan kata sambutan dalam acara UMKM Meetup di Auditorium Kemenkop UKM, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/220). (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

Pelaku UMKM harus jeli melihat keinginan pasar. Sehingga produk yang dihasilkan UMKM memang dibutuhkan oleh masyarakat.

JAKARTA – KABARE.ID: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Republik Indonesia menggalar acara UMKM Meetup bersama 100 pelaku usaha UMKM di Auditorium Kemenkop UKM, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020). Acara tersebut mengangkat tema “2020 UMKM Unggul Indonesia Maju” dan digelar bersamaan dengan Gerakan Nasional UMKM Naik Kelas.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan Gerakan Nasional UMKM Naik Kelas bukan untuk menciptakan konglomerasi baru, tetapi lebih kepada pemerataan ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

“Struktur ekonomi di Indonesia 99 persen adalah UMKM. Hanya 1 persen yang gede. Ini bagus, cuma problemnya yang 1 persen itu ambil porsi terlalu besar. Seharusnya yang besar itu ikut memajukan UMKM sehingga keadilan merata,” kata Menkop UKM, Teten Masduki saat memberikan kata sambutan.

Untuk itu, kata Teten, Gerakan UMKM Naik Kelas jangan hanya sebatas pagelaran saja. Namun harus menciptakan pasar bagi UMKM agar dapat berkembang. “Produk UMKM Indonesia itu banyak yang bagus, tapi sayangnya hanya dibuat untuk lomba saja. Saya sudah lihat dari data ikubasi Kemenristekdikti, setelah menang lomba tidak sampai diproduksi secara masal,” ujar Teten.

Selain mengembangkan pasar bagi UMKM, Teten juga berharap para pelaku UMKM jeli melihat keinginan pasar. Sehingga produk yang dihasilkan memang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Harus berani bikin produk yang dibutuhkan pasar. Mutu, kemasan, dan harganya juga harus bagus. Sehingga kalau naik kelas yang tadinya tidak ekspor bisa jadi ekspor, omzet naik, aset tumbuh,” kata Teten.

Acara UMKM Meetup dimeriahkan dengan Peluncuran Logo Hari UMKM Nasional 2020, Penandatanganan MoU antara Fokus UMKM dengan PDaja, Smartfren, Indonesia Access, dan UKMIndonesia.

Melalui kerja sama itu, Fokus UMKM bersama dengan Kemenkop UKM RI, Jamkrindo, PDaja, Smartfren, Indonesia Access dan UKMIndonesia akan menjalankan program UMKM Naik Kelas sepanjang tahun 2020.  (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post