Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Pesan Jenderal Wayangkau ke Anak Muda Naikere

Jenderal Wayangkau disambut anak muda Distrik Naikere, Kamis (7/11/2019). (Foto: Kabartimur.com)

Salah satu pesan Jenderal Wayangkau kepada anak muda distrik Naikere adalah rajin bersekolah agar mereka bisa mendapatkan masa depan yang cerah.

WASIOR – KABARE.ID: Panglima Kodam XVIII Kasuari, Papua Barat, Mayor Jenderal TNI Joppie Onesimus Wayangkau mengajak anak muda di distrik Naikere, Kabupaten Teluk Wondama untuk rajin bersekolah agar bisa memiliki masa depan yang cerah. Ia mengatakan, dengan bersekolah, anak-anak Papua termasuk di distrik Naikere bisa memiliki masa depan yang cerah.

Distrik Naikere merupakan wilayah yang masih dikategorikan terpencil dan terisolir di Kabupaten Teluk Wondama. Hal ini membuat masyarakat asli setempat masih tertinggal dalam banayak hal, termasuk soal pendidikan.

“Jadi anak-anak, adik-adik yang di kampung ini harus rajin sekolah. Walaupun kondisi kita begini susah, harus rajin sekolah. Walau sekolah itu punya guru dua saja kah, satu saja kah tidak apa-apa,” ujar Pangdam Wayangkau di Distrik Naikere, Kamis (7/11/2019).

Jenderal asal Serui, Papua itu mencontohkan dirinya yang lahir dari keluarga sederhana tetapi bisa sukses menjadi pewira tinggi TNI karena rajin bersekolah. “Saya punya mama itu buta huruf, bapak penatua (pekerja di gereja) di kampung. Saya juga orang kampung bukan orang kota, tapi saya sekolah dengan baik. Jadi kitong harus sekolah karena itu bekal buat kita. Supaya kita bisa maju, kita bisa keluar dari kesulitan yang kita alami di kita punya daerah,” ujarnya.

Lulusan AKABRI 1986 ini juga berpesan kepada generasi muda Wondama agar menjauhi minuman keras (miras). Sebab kebiasaan minum miras dapat membuat tubuh menjadi tidak sehat.

Dia mengingatkan bahwa peluang bagi anak-anak Papua untuk menjadi tentara TNI AD terbuka lebar. Khusus untuk Kodam Kasuari berlaku 80 persen putera-puteri Papua dalam setiap kali penerimaan calon bintara maupun tamtama TNI AD.

“Saya kasih peluang besar untuk anak-anak Papua. Yang paling pokok itu kesehatan, kalau tukang minum itu juga kesehatan terganggu. Jadi kalau yang dipulangkan itu pasti ada masalah kesehatan karena berbahaya bagi yang bersangkutan,” ujar Pangdam Wayangkau. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post