Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Selasa (31/3), 1.528 orang di Indonesia Positif Covid-19, 81 orang sembuh, dan 138 meninggal.
BISNIS

Permintaan Jeruk dari Tiongkok Meningkat, Harganya Naik 20%

Jeruk Asal Tiongkok. (Antara Foto/Didik Suhartono)

Pekerja mengangkut karton berisi buah jeruk yang diimpor dari Tiongkok di salah salah satu distributor buah impor di Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/1). Penjualan jeruk impor yang dijual pada kisaran harga Rp160.000 sampai Rp235.000 per karton di tempat tersebut meningkat sampai 20 persen menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Surabaya – Pemesanan buah jeruk senantiasa meningkat menjelang Tahun Baru Imlek. Jeruk asal Tiongkok ini meningkat juga di distributor buah impor di Surabaya. Harganya ada kenaikan, meski tidak banyak, hanya 20% per karton.

Buah jeruk dalam perayaan imlek selalu ada. Biasanya selain untuk dikonsumsi sendiri, juga untuk kerabat, teman dan tetangga. Tradisi ini sudah berlangsung sejak lama.

Jeruk dalam bahasa Mandarin ‘chi zhe’. ‘Chi’ artinya rezeki dan ‘zhe’ berarti buah. Maknanya berarti buah pembawa rezeki.

Selain secara harafiah artinya buah pembawa rejeki, warna oranye cantik juga dianggap sebagai lambang emas yang berkonotasi pada uang. Konon disebut jeruk mandarin, karena dulu jeruk ini hanya disediakan untuk para pejabat di pengadilan Cina kuno.

 

Editor: LOI

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post