Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Selasa (31/3), 1.528 orang di Indonesia Positif Covid-19, 81 orang sembuh, dan 138 meninggal.
Komunitas

Peringati Hari Amal Bakti ke-71, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Gelar Aksi Donor Darah

Aksi pendonor pemula di Aceh. (Antara Foto/Rahmad)

Aksi pelajar pendonor pemula di Provinsi Aceh, Selasa (3/1). Palang Merah Indonesia melakukan penggalangan 1000 pelajar pendonor pemula awal 2017 untuk kebutuhan 1.300 kantong darah perbulan atau 15.600 kantong darah untuk kebutuhan darah lima kabupaten/kota di Aceh selama 2017.

Bireuen - Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-71 Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bireuen menggelar aksi donor darah sebagai bentuk dari aksi nyata amal bakti bagi banyak orang.

Selain dapat membantu mereka yang membutuhkan darah, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dokter dari Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Jakarta, Riyani, mengatakan, ada puluhan manfaat dari donor darah. Menurutnya, donor dapat menjaga sirkulasi darah, sekaligus mengetahui tekanan darah yang normal dan tidak normal.

Selain itu, donor darah juga dapat menurunkan risiko terkena serangan stroke, membantu deteksi masalah kesehatan, nemperbaiki fungsi hati, mendapatkan kesehatan psikologis, dan mengetahui karakteristik darah seseorang (kental atau cair).

"Bagi mereka yang konsisten mendonorkan darah, regenerasi sel darah merah akan terjadi 48 jam pasca donor darah. Dalam waktu tersebut, volume darah akan benar-benar terganti dengan yang baru," papar Riyani, Selasa (3/1).

Sebelum melakukan donor, pendonor harus melakukan pemeriksaan kelayakan. Dokter harus memastikan kondisi kesehatan pendonor, misalnya tidak dalam kondisi sakit atau berat badan tidak kurang dari batas yang ditentukan. Karenanya, pendonor diminta bersabar menanti hasil pemeriksaan terlebih dahulu sebelum melakukan proses donor.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post