Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Peringati 65 Tahun Persahabatan Indonesia – Vietnam, Gedung Opera Hanoi Semarak dengan Nuansa Merah Putih

Sejak menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1955, Indonesia dan Vietnam telah berkolaborasi untuk menciptakan persahabatan yang erat dan berkontribusi positif terhadap pembangunan kedua negara.

VIETNAM - KABARE.ID: Salah satu landmark kota Hanoi, Gedung Opera Hanoi Vietnam tampak semarak dengan nuansa merah putih saat menjadi tuan rumah acara Malam Persahabatan Indonesia – Vietnam (16/11/2020). 

Acara tersebut diadakan untuk memperingati 65 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Vietnam yang diselenggarakan oleh KBRI Hanoi bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Republik Sosialis Vietnam (MOCST).

Sejak menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1955, Indonesia dan Vietnam telah berkolaborasi untuk menciptakan persahabatan yang erat dan berkontribusi positif terhadap pembangunan kedua negara. 

Persahabatan itu telah mencapai titik tertinggi berupa hubungan Kemitraan Strategis, dengan kerja sama yang terus meningkat, baik secara bilateral, regional, maupun di fora multilateral. Acara Malam Persahabatan Indonesia - Vietnam merupakan refleksi kedekatan hubungan kedua negara.

“Ini merupakan sarana untuk mempromosikan citra positif kedua negara, serta meningkatkan kerja sama kita dalam berbagai bidang," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi, dalam sambutannya. 

Sementara itu, Wakil Menteri Vietnam, Ta Quang Dong menyatakan keyakinannya bahwa acara Malam Persahabatan ini juga akan berkontribusi terhadap kerja sama kedua negara di tingkat regional. 

“Selain memperkuat solidaritas, acara ini juga berperan dalam memperkenalkan identitas ASEAN kepada komunitas internasional," ujarnya.

Tepuk tangan dan sorak sorai sekitar 500 penonton yang berasal dari berbagai negara menyambut penampilan yang disuguhkan oleh para pengisi acara. 

KBRI Hanoi bekerja sama dengan alumni Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) tahun 2016, Le Tran Thao Nhi, serta para pelajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Hanoi untuk menampilkan seni tari dan lagu yang menunjukkan kekayaan budaya Indonesia. 

Penampilan tersebut menyuguhkan kolaborasi Tari Sekar Jepun dari Bali, Tari Bajidor Kahot dari Jawa Barat, serta tari modern yang merefleksikan semangat generasi muda Indonesia dan Vietnam dalam mewarnai hubungan kerja sama kedua negara.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan penyerahan hadiah bagi pemenang Kompetisi Video “Aku dan Indonesia" yang diadakan oleh KBRI Hanoi. Kompetisi Video tersebut dibuka untuk masyarakat Vietnam secara umum, dan mewajibkan peserta untuk membuat video kreatif yang melukiskan makna Indonesia bagi mereka dalam Bahasa Indonesia. 

Pemenang pertama, Pham Thi Yen Oanh, dan pemenang kedua, Dinh Thi Thai Linh, memperoleh hadiah uang tunai dan paket tur ke Indonesia yang dipersembahkan oleh Golden Tour and Convention. Sedangkan juara ketiga, Nguyen Ngoc Huong, memperoleh hadiah uang tunai.

Suasana keakraban pada Malam Persahabatan tersebut semakin menghangat dengan sebuah penampilan istimewa. Sebagai penutup acara, Duta Besar Ibnu Hadi berduet dengan penyanyi Vietnam, Bao Tram, dan membawakan lagu “Si Jantung Hati" dalam bahasa Indonesia dan Vietnam. 

Penampilan tersebut disambut dengan gemuruh tepuk tangan para penonton, yang meninggalkan acara dengan senyum dan nuansa persahabatan antara Indonesia dan Vietnam. (*)

 

Sumber: KBRI Hanoi

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post