Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Pentingnya Koperasi dan Pelaku UKM Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Kemenkop UKM)

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengajak pelaku KUMKM dan para pekerja harian tetap optimistis dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada di tengah pandemi COVID-19.

JAKARTA - KABARE.ID: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menegaskan pentingnya peran pelaku usaha koperasi dan UMKM (KUMKM) tetap bergerak di tengah pandemi Coronavirus Disease (COVID-19).

“Oleh karena itu Presiden Joko Widodo memberikan perhatian yang serius terhadap pelaku UMKM dan sektor informal dalam menyikapi dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19,” kata Menteri Teten melalui keterangan resminya, Rabu (25/3/2020).

Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta semua jajaran pemerintah melakukan relokasi anggaran dan refocusing kebijakan guna memberi insentif ekonomi bagi pelaku UMKM dan informal sehingga tetap dapat berproduksi dan beraktivitas juga tidak melakukan putus hubungan kerja (PHK).

Di sisi lain, Pemerintah juga sudah memastikan akan ada relaksasi kredit bagi UMKM terutama untuk nilai kredit di bawah Rp10 miliar sebagai upaya meminimalisasi dampak wabah COVID-19. Kredit itu terinci baik kredit perbankan maupun industri keuangan nonbank.

Relaksasi yang diberikan bisa berupa penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga. Untuk pelaku UMKM ada relaksasi cicilan kredit di bank agar usaha tetap berjalan. Sedangkan untuk ojek online juga penting penundaan cicilan kredit.

Bagi para pekerja harian termasuk tukang ojek, sopir taksi, hingga nelayan juga akan ada relaksasi kredit yang diberikan berupa pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama satu tahun.

“Saya melihat ojek online ini adalah ujung tombak para pelaku UMKM di tengah dampak COVID-19. Ojek online menjadi garda depan untuk mendistribusikan penjualan. Keringanan penundaan cicilan kredit untuk ojek online penting agar UKM tetap hidup,” kata Menteri Teten.

Menteri Teten juga mengajak pelaku KUMKM dan para pekerja harian tetap optimistis dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Teten, Pemerintah sangat serius untuk memikirkan dan mencari jalan keluar berupa jaring pengaman sosial yang diharapkan akan mengamankan mereka dari sisi ekonomi selama wabah terjadi. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post