Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Pemkot Bima Gelar Festival Lawata untuk Melestarikan Tenun Lokal

Festival Lawata, sebuah festival yang bertujuan untuk melestarikan kain tenun lokal. (foto: Kemenpar RI)

Pemerintah Kota Bima menggelar Festival Lawata, sebuah festival yang bertujuan untuk melestarikan kain tenun lokal. Kegiatan ini dimeriahkan dengan fashion show yang menampilkan bahan tenun asli Indonesia.

BIMA-KABARE.ID: Kegiatan yang digelar pada 6-8 April 2019 di ODTW Pantai Lawata Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini juga digelar bertepatan dengan HUT ke-17 Kota Bima.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani di Bima, Sabtu (6/4/2019) menjelaskan bahwa Kemenpar mendukung penyelenggaraan Festival Lawata sebagai salah satu cara mengangkat dan melestarikan tenun lokal.

“Kami mendukung daerah untuk melestarikan dan mempromosikan tenun lokal. Dengan melibatkan desainer ternama Samuel Wattimena untuk memberikan sentuhan idenya agar tenun Bima bisa terpromosikan dengan baik,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (8/4/2019).

Festival Lawata, sebuah festival yang bertujuan untuk melestarikan kain tenun lokal. (Foto: Kemenpar RI)


Festival Lawata di dalamnya dirangkai acara fashion show oleh tim modeling dari Jakarta dan Kota Bima untuk menampilkan bahan tenun asli Indonesia dengan tema “Bima Go Nusantara”.

“Selain orang-orang terpilih untuk menjadi model dari Kota Bima, ada dua model dari Jakarta yang juga hadir. Ini bagus, untuk memperkenalkan kain-kain khas Bima,” ujar Ricky.

Pada kesempatan yang sama, Samuel Wattimena berharap agar melalui acara ini ia bisa menginspirasi para desainer muda untuk menunjukkan potensi mereka dalam melestarikan umur kain tenun yang sudah menjadi warisan budaya. Bukan hanya di Bima, melainkan juga di berbagai daerah lain. “Saat ini selera pasar, cara pemasaran, dan market yang berkembang pesat pada era desainer sekarang, jauh berbeda dibanding era desainer sebelumnya,” pungkasnya. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post