Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Pemkot Bekasi Izinkan Warganya Gelar Resepsi Pernikahan, Asalkan Patuhi Potokol Kesehatan

Ilustrasi: Foto Istimewa

Resepsi pernikahan boleh digelar asal menggunakan protokol pencegahan Covid-19. Misalnya, saat resepsi seluruh tamu dan pengantin menggunakan masker.

BEKASI – KABARE.ID: Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan masyarakat untuk menggelar resepsi pernikahan pada masa adaptasi new normal.

“Menurut saya dengan adaptasi ini boleh (gelar resepsi), masa orang mau nikah yang sunah enggak boleh,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Bekasi, Jumat (5/6/2020).

Rahmat mengatakan, resepsi pernikahan boleh digelar asal menggunakan protokol pencegahan Covid-19. Misalnya, saat resepsi seluruh tamu dan pengantin menggunakan masker. Kemudian, jaga jarak fisik atau physical distanting saat resepsi. Lalu, tamu resepsi yang datang maksimal 50 persen dari kapasitas gedung atau tempat resepsi.

“Kan sepanjang digelar dengan jumlah tertentu menggunakan masker dan jaga jarak. Seumpamanya tempat acara itu kapasitasnya 300 sekarang jadi 50 orang, tapi harus menggunakan masker dan jaga jarak,” tutur dia.

Adapun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi berlaku hingga Kamis (2/6/2020). Kini status Kota Bekasi adalah PSBB adaptasi atau transisi new normal.

Berdasarkan website resmi corona.bekasikota.go.id, ada 263 pasien yang sembuh dari Covid-19. Lalu, ada 25 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat. Kemudian, ada 33 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. (*)

 

Sumber: Kompas.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post