Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Pemkab Teluk Wondama Bentuk TTGP Covid-19

Foto: istimewa

Tim ini diketuai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan keanggotaannya diisi oleh seluruh dinas teknis, termasuk TNI dan Polri dan wartawan media cetak maupun elektronik yang bertugas di wilayah tersebut.

WASIOR - KABARE.ID: Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama membentuk Tim Tugas Gugus Penanganan (TTGP) Virus Corona Disease 19 (Covid-19).

“Pembentukan tim ini guna meningkatkan ketahanan daerah di bidang kesehatan terutama mengantisipasi masuknya penyebaran Covid-19,” ungkap Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi di Gedung Sasana Karya Kabupaten Teluk Wondama, Rabu, (18/3/2020).

Bupati meminta seluruh TTGP Covid-19, dapat bersinergis dalam mengambil setiap keputusan ataupun kebijakan pada penanganan Covid-19.

“Bagi tim TTGP agar tetap jaga diri dan terus berdoa kepada Tuhan, agar selalu dilindungi dari bencana ini,” ucap Bupati.

Sementara itu, Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat menyatakan, saat ini terdapat tiga orang pasien di wilayah Sorong berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Selain itu, ada 38 orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus korona.

Anggota Satgas Covid-19 Papua Barat Dokter Nurmawati mengatakan, sejak pandemi global virus korona sudah ada tiga orang PDP yang seluruhnya berada di Sorong.

"Dari tiga PDP itu, sesuai hasil uji laboratorium satu menunjukkan hasil negatif. Dia merupakan warga China yang melakukan perjalanan wisata ke Raja Ampat. Untuk dua pasien masih menunggu hasil laboratorium," ujar Nurmawati saat jumpa pers di Manokwari, Rabu (18/3/2020).

Sementara pasien kategori ODP, secara keseluruhan di Papua Barat sejauh ini ada 38 orang. Sebanyak 27 orang di Manokwari, 9 di Sorong dan 2 di Teluk Wondama. "Daerah lain belum melaporkan data ke kami," katanya.

Menurutnya, pasien ODP ini memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit virus korona. Dan mereka memiliki gejala batuk dan flu ringan saat kembali ke Papua Barat.

“Untuk yang di Manokwari, dari 27 ODP 26 di antaranya telah selesai menjalani pemantauan selama 14 hari dan tidak ditemukan gejala Covid-19. Saat ini tersisa satu ODP,” katanya.

Sementara 9 ODP di Sorong dan 2 ODP di Teluk Wondama masih menjalani karantina mandiri selama 14 hari sejak tanggal 17 Maret 2020. (*)


 

Diolah dari berbagai sumber

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post