Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Pemerintah Tidak Akan Pulangkan Teroris Lintas Batas

Menko Polhukam usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (11/2). (Foto: Humas Setkab/Jay)

Hingga saat ini jumlah teroris lintas batas yang merupakan WNI berjumlah 689 orang. Dikhawatirkan jika mereka pulang bisa menjadi virus yang membuat rakyat Indonesia terpapar atau merasa tidak aman.

JAKARTA – KABARE.ID: Pemerintah Republik Indonesia tidak akan memulangkan teroris lintas batas yang berada di Suriah, Turki, dan beberapa negara lain.

“Keputusan rapat tadi, pemerintah dan negara harus memberi rasa aman dari ancaman teroris dan virus-virus baru teroris terhadap 267 juta rakyat Indonesia,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/2/2020).

Mahfud menyebut bahwa hingga saat ini jumlah teroris lintas batas atau Foreign Terrorist Fighters (FTF) yang merupakan WNI berjumlah 689 orang. Kalau FTF ini pulang, lanjut Menko Polhukam itu bisa menjadi virus yang membuat rakyat Indonesia terpapar atau merasa tidak aman.

“Sehingga pemerintah, tidak ada rencana memulangkan teroris, tidak. Bahkan tidak akan memulangkan FTF ke Indonesia,” tegas Mahfud.

Meskipun begitu, untuk anak-anak di bawah 10 tahun, menurut Menko Polhukam, akan dipertimbangkan, tapi case by case. “Artinya ya lihat saja apakah anak itu di sana ada orang tuanya atau tidak, anak-anak yang yatim piatu yang orang tuanya sudah tidak ada,” ujarnya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post