Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman

Foto: infopublik.id

Saat ini Bulog memiliki persediaan beras mencapai 1,5 juta ton. Stok beras akan bertambah dikarenakan pada akhir bulan Maret dan April 2020 sebagian petani akan melakukan panen.

JAKARTA - KABARE.ID: Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Suhanto memastikan bahwa stok beras dan bahan pokok nasional mencukupi di tengah mewabahnya virus Corona (Covid-19).

"Saat ini untuk stok beras masih cukup tersedia. Karena yang dikuasai Bulog saja adalah 1,5 juta ton. Sementara masih banyak yang dikuasai oleh para pedagang, petani dan masyarakat. Kita pastikan untuk beras aman," kata Suhanto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung oleh BNPB, Rabu (25/3/2020).

Selain itu, kata dia, stok beras akan bertambah dikarenakan pada akhir bulan Maret dan April 2020 sebagian petani pun akan melakukan panen. "Jadi kami yakinkan untuk ketersediaan beras cukup," ujar dia.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa untuk stok gula saat ini mulai agak berkurang. Namun, pemerintah terus melakukan pasokan gula untuk menambah stok ketersediaan.

"Akhir bulan ini, impor yang sudah kami berikan akan masuk sebanyak 216.000 ton. Akan ditambah izin impor yang baru kami lakukan yaitu 550 ribu ton," jelas dia.

Ia menjelaskan, untuk kebutuhan nasional selama 1 bulan itu hanya memerlukan 229 ribu ton. Dengan adanya tambahan pasokan tersebut, maka kebutuhan gula akan terpenuhi hingga bulan Juni 2020.

Disamping itu, terang dia, dalam rangka mempercepat pasokan gula dalam negeri, akan dilakukan pengubahan gula rafinasi sebanyak 250 ribu ton diolah menjadi gula kristal putih.

"Perlu kami sampaikan gula rafinasi ini posisinya sudah berada di pabrik- pabrik gula di Indonesia. Artinya tidak memerlukan waktu memasukan barang ke Indonesia," jelas dia.

Menurut dia, saat ini sedang dilakukan penugasan kepada beberapa produsen untuk untuk merubah gula rafinasi menjadi gula putih kristal yang standar dikonsumsi oleh masyarakat.

"Menurut informasi dari para pelaku usaha, untuk mengubah gula itu hanya membutuhkan waktu antara 3 sampai 7 hari," kata dia.

Sehingga diharapkan di akhir bulan ini stok gula nasional benar- benar tercukupi untuk bulan April hingga Juni.

Untuk itu, ia berharap agar masyarakat tak perlu panik dengan melakukan pembelian bahan pokok yang berlebihan. Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang ingin membeli bahan pokok di pasar atau supermarket bisa tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post