Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Pemerintah Gratiskan Biaya Listrik 450 VA Selama Pandemi Covid-19

Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan, Selasa (31/3), melalui konferensi video, dari Istana Kepresidenan Bogor. (Foto: BPMI)

Pemerintah akan menggratiskan biaya listrik bagi pelanggan berdaya listrik 450 VA. Selain itu, untuk pelanggan listrik dengan daya 900 VA bersubsidi akan diberikan diskon 50 persen.

JAKARTA – KABARE.ID: Pemerintah akan menangguhkan atau menggratiskan pembayaran listrik bagi 24 juta masyarakat miskin selama pandemi Covid-19.

Presiden Joko Widodo mengatakan, penangguhan selama 3 bulan, yakni April, Mei dan Juni 2020 tersebut khusus bagi pelanggan berdaya listrik 450 VA. Selain itu, untuk pelanggan listrik dengan daya 900 VA bersubsidi akan diberikan diskon 50 persen.

“Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen. Artinya hanya bayar separo saja untuk bulan April, Mei, dan Juni 2020," ujarnya, pada Selasa (31/3/2020).

Selain insentif listrik, Jokowi pun mengumumkan beberapa stimulus ekonomi lainnya untuk meredam dampak virus corona. Seperti, menambah jumlah penerima PKH dari 9,2 juta menjadi 10 juta keluarga. Selain itu, manfaat yang diterima pun dinaikkan sebesar 25 persen. Pemerintah pun menaikkan anggaran kartu pra kerja dari Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun.

Sebelumnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengusulkan penurunan tarif listrik minimal Rp100 per kWh selama 3 hingga 6 bulan ke depan. Hal itu dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat rentan miskin yang berpendapatan harian selama pandemi corona.

"YLKI mengusulkan agar struktur tarif listrik diturunkan, khususnya untuk golongan 900 VA. Bahkan, kalau perlu golongan 1.300 VA," ujar Ketua Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan resmi, dikutip CNN Indonesia, Kamis (26/3/2020).

Saat ini, sambung Tulus, tarif listrik non-subsidi berkisar Rp1.352 per kWh. Apabila usulan itu diterima maka tarif listrik selama wabah virus corona turun menjadi Rp1.252 per kWh. (CNN)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post