Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Pemerintah Akan Bangun Islamic Science Park di Area Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu. (Foto: Ist)

Pemerintah menyiapkan kawasan islami yang terintegrasi di kaki jembatan Suramadu, yaitu Islamic Science Park.

MADURA-KABARE.ID: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, lahan yang diperlukan untuk membangun kawasan Islamic Science Park adalah 101 hektare,

“Porsi wahana yang akan dibangun di tempat rekreasi itu adalah 20 persen untuk pendidikan, 30 persen untuk seni, dan 50 persen untuk entertainment,” ujar Khofifah dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare, Kamis (16/5).

Taman rekreasi bernuansa islami itu akan dikembangkan Pemerintah Provinsi Jatim bekerja sama dengan developer yang membangun Jatim Park. Selain itu, untuk melengkapi arena tersebut, juga akan didirikan pusat kuliner halal dan museum augmented reality yang menceritakan kisah Wali Songo.

“Kemudian, kami juga akan mengembangkan kampung keris dan kampung batik agar bisa menjadi referensi tentang kekayaan Madura ke dunia. Tujuannya agar Indonesia secara umum, dan khususnya Madura bisa menjadi tujuan wisata muslim internasional,” jelas Khofifah.

Khofifah berharap masyarakat Madura bisa menerima industri yang masuk ke wilayah mereka, sehingga bisa meningkatkan citra sebagai wilayah yang religius.

Baca juga: Presiden Jokowi Serahkan Sepenuhnya Hasil Pemilu Kepada KPU

Menyoal sumber daya alam, seperti yang diketahui bahwa selain sebagai penghasil garam, Madura juga mempunyai perkebunan tebu yang luas. Namun, infrastruktur berupa pabrik gula belum terbangun di sana. “Saya sudah ketemu dengan tokoh-tokoh di Madura, dan mereka yang malah merekomendasikan membangun pabrik gula,” ujar Khofifah.

Rencana pengembangan wilayah sekitar Jembatan Suramadu, dengan membangun Islamic Science Park dan pabrik-pabrik gula juga telah disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam Rapat Koordinasi itu.

Turut hadir dalam rakor tersebut adalah Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga, serta Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Wismana Adi Suryabrata. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post