Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Pelajar Indonesia Raih Medali Emas di Kejuaraan Daya Ingat di Korea Selatan

Pelajar Indonesia meraih medali emas di kejuaraan daya ingat di Korea Selatan. (Foto: Kemdilbud)

Pelajar Indonesia berhasil menempati posisi di urutan ke-2 saat bersaing dengan 160 pelajar yang berasal dari Korea Selatan, Mongolia, China, Jepang, Inggris, Libya dan Moldova.

JAKARTA-KABARE.ID: Pelajar Indonesia berhasil memboyong dua emas, dua perak, dan dua perunggu pada kejuaraan 2nd Korea Open Memory Championship, yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, pada 25-26 Agustus 2018.

Kompetisi yang diselenggarakan di Global Convention Plaza Main Auditorium (5F), Seoul National University, ini mempertandingkan 10 jenis perlombaan yang mengasah kemampuan otak, diantaranya mengingat wajah, nama, urutan angka, gambar, tahun, dan kejadian.

Tim Indonesia yang berlaga pada perlombaan ini berada di bawah pembinaan Indonesia Memory Sport Council yang dipimpin Internasional Grandmaster Memory, Yudi Lesmana.

Shafa Annisa dari SMP Kesatuan Bangsa, Yogyakarta, berhasil membawa pulang satu emas, satu perak, dan satu perunggu di kategori junior. Ada juga Farah Afifah Pulungan dari SMAN 1 Depok yang meraih satu emas pada kategori yang sama.

Sedangkan medali lainnya dipersembahkan Amira Tsurayya Muniruzaman dari SMA Pesantren Al Bayan, Sukabumi, dengan meraih satu perak; Zara Tabina dari SMPIT Aulady, BSD, Tangerang Selatan, mendapatkan satu perunggu.

Pelajar Indonesia meraih medali emas di kejuaraan daya ingat di Korea Selatan. (Foto: Kemdilbud)


Pencapaian rekor ingatan fantastis pelajar Indonesia diraih oleh Shafa yang mampu mengingat 100 digit urutan angka acak yang diucapkan dalam seratus detik.

Sementara itu, Farah mampu mengingat 47 Wajah dan nama acak dalam waktu lima menit. Tidak hanya itu, Amira juga mampu mengingat 77 urutan kata dalam waktu lima menit, dan Zara meraih perunggu kategori kids dengan mengingat 198 urutan gambar acak dalam waktu lima menit.

Hasil kejuaraan ini juga membuktikan kemampuan daya ingat anak bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata.

Pada momen ini, tim olimpiade memori Indonesia juga turut serta menyemarakkan Asian Games 2018 dengan berprestasi dan mempromosikan perhelatan akbar yang sedang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

“Ini prestasi yang luar biasa untuk siswa-siswa kita yang membuktikan bahwa daya ingat mereka sangat luar biasa,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (Ka.BKLM), Kemendikbud, Ari Santoso, seperti dikutip laman Kdikbud.go.id, Rabu (29/8/2018).

“Kami mengucapkan selamat kepada adik-adik kita peraih juara. Bagikan pengalaman terbaik itu kepada para siswa yang ada di sekolah dan lingkungan dimana adik-adik berada,” pesan Ari. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post