Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Pelajar Indonesia Juara di Kompetisi Ilmiah ISEF 2019

Pelajar Indonesia Juara di Kompetisi Ilmiah ISEF 2019. (Foto: dok. Kemenristekdikti)

Sejumlah pelajar Indonesia berhasil meraihkan prestasi di ajang kompetisi ilmiah Intel International Science and Engineering Fair (ISEF) 2019 di Pheonix, Arizona, Amerika Serikat, pada Jumat (17/5) waktu setempat.

JAKARTA-KABARE.ID: Adalah I Made Wiratathya Putramas dan Carolline Mathilda Nggebu yang berhasil meraih 4th Grand Award Intel ISEF 2019 untuk kategori Earth and Environmental Sciences: Life Sciences untuk karya ilmiah tentang potensi zat aktif dari tumbuhan mangrove yang terdapat di pantai Serangan, Bali untuk bahan baku cat ramah lingkungan pada kapal laut.

Para pelajar SMA 3 Negeri 3 Denpasar tersebut sebelumnya juga berhasil mendapatkan Special Award kategori Physical Science dari Sigma Xi, sebuah organisasi keilmuan internasional.

Penghargaan juga didapatkan oleh Michaela Samanta, pelajar SMAK Penabur Gading Serpong untuk karya penelitiannya tentang teknologi genetika untuk menghasilkan beras berprotein hewani untuk akses pangan bagi keluarga miskin.

Pada tahun ini, Intel ISEF diikuti oleh lebih dari 1.800 karya ilmiah pelajar yang merupakan perwakilan 423 afiliasi Intel ISEF yang berasal dari 88 negara di seluruh dunia.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengirimkan depapan pelajar Indonesia tingkat SMA dan Madrasah Tsanawiyah pada ajang yang diadakan pada 12-18 Mei 2019. Mereka adalah pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) LIPI tahun 2018.

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko menyebutkan bahwa keberhasilan siswa Indonesia pada tahun ini membuktikan bahwa kreatifitas dan inovasi generasi muda Indonesia mampu bersaing secara global.

“LIPI berkomitmen untuk terus mendukung penelitian para remaja Indonesia, khususnya melalui inisiatif open infrastructure baik berupa sumber daya penelitian maupun peralatan riset. Sehingga public dapat merealisasikan ide-ide kreatifnya menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Handoko.

Sekedar informasi, sejak 2010, LIPI secara konsisten mengirimkan para pelajar-pelajar berprestasi ke ajang kompetisi ilmiah internasional tersebut. Keikutsertaan para pelajar Indonesia ini merupakan hasil kerja sama LIPI dan Intel Foundation. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post