Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Pasar Seni Ubud, Terkenal Hingga Hollywood

Foto: Pesona.travel

Tak seperti pasar tradisional lain di Indonesia, Pasar Seni Ubud tidak hanya menjual sembako, tapi juga hasil karya seni. Bahkan, namanya sudah dikenal hingga mancanegara.

JAKARTA – KABARE.ID: Bali merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kebudayaan yang kental hingga menelurkan banyak karya seni. Tak jarang hasil karya seni dari Bali yang eksotis dan bernilai tinggi menjadi buruan wisatawan yang berkunjung ke sana.

Tak heran jika di Bali terdapat banyak pasar seni. Salah satunya Pasar Seni Ubud yang juga dikenal dengan nama Ubud Art Market. Mengapa pasar satu ini diberi nama dalam bahasa Inggris? Karena pengunjung pasar ini bukan hanya wisatawan lokal, tapi juga mancanegara.

Bahkan, nama Pasar Seni Ubud sudah terkenal sampai mancanegara karena menjadi salah satu lokasi syuting film Eat, Pray, Love yang dibintangi oleh aktris kenamaan Julia Roberts.

Lokasi pasar ini pun terbilang mudah ditemukan. Pasar Seni Ubud berada di pusat pariwisata Ubud. Tepatnya, di Jalan Raya Ubud No.35, Ubud, Bali. Menariknya, pasar ini berseberangan langsung dengan istana raja Ubud yang bernama Puri Saren Ubud.

Buka Sejak Dini Hari

Menyusuri Pasar Ubud kita akan merasakan langsung uniknya keseharian masyarakat Bali. Apalagi jika Anda memulai dari sisi timur pasar yang banyak menjual bahan kebutuhan sehari-hari seperti gula, beras, sembako, makanan tradisional Bali, serta perlengkapan upacara keagamaan.

Pasar ini memang terbagi menjadi dua wilayah utama,  yakni wilayah barat dan timur. Untuk wilayah barat pasar, lebih banyak menjual berbagai hasil kerajinan seni. Barang dagangan yang dijual di Pasar Seni Ubud berkualitas dengan harga yang relatif murah. Tapi, untuk mendapatkan harga murah, Anda harus pandai dalam menawar.

Pasar Ubud mulai beroperasi mulai dari pukul 04.00 pagi hingga pukul 18.00 sore waktu setempat. Tidak ada tarif yang harus dibayarkan oleh pengunjung jika ingin masuk ke pasar ini, hanya biaya parkir kendaraan saja.

Waktu terbaik mengunjungi Pasar Seni Ubud adalah di pagi hari. Sebab, masyarakat Bali percaya bahwa untuk memperlancar jualan selama satu hari, harus berhasil menjual barang dagangan di pagi hari, walaupun untungnya tipis.

Jadi, kemungkinan Anda mendapatkan barang dengan harga yang murah sangatlah besar. Selain itu, berkunjung ke pasar ini di pagi hari juga dapat menghindari Anda dari lonjakan pengunjung. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post